4 Rumah di Grobogan Jateng Terbakar, Api Diduga dari Korsleting Listrik

Okezone, Taufik Budi ยท Sabtu, 30 November 2019 - 12:45 WIB
4 Rumah di Grobogan Jateng Terbakar, Api Diduga dari Korsleting Listrik

Petugas PMK berusaha memadamkan kobaran api dari dua pabrik penggilingan tebu di Desa Karang Taluj, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jatim, Senin (25/11/2019) malam. (Foto: iNews/Afnan Subagio)

GROBOGAN, iNews.id - Empat rumah warga di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), ludes terbakar. Api bersumber dari sebuah rumah kosong yang menjadi gudang pertanian milik warga, yang kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Kabag Ops Polres Grobogan, Kompol Sutomo mengatakan, kebakaran terjadi di Dusun Satreyan, Desa Kronggen, Kecamatan Brati. Angin kencang dan banyaknya barang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

"Kejadian tadi malam berawal saat saksi lewat jalan di depan rumah korban, Darso, dan melihat di dalamnya ada kobaran api. Selanjutnya memberitahu korban dan warga lainnya," kata Sutomo kepada wartawan di Kabupaten Grobogan, Jateng, Sabtu (30/11/2019).

BACA JUGA: Kebakaran di Pasar TPO Tanjung Balai, Ratusan Kios Pakaian Bekas Dilalap Api

Tidak lama, warga berdatangan dan secara bersama-sama membantu memadamkan api. Sebagian warga melapor ke polisi dan petugas pemadam kebakaran (damkar).

"Tiga unit mobil Damkar Purwodadi yang kemudian berusaha melakukan pemadaman api. Kurang lebih 2,5 jam petugas menyemprotkan air untuk pemadaman dan upaya pendinginan," katanya.

Menurut dia, rumah milik Darso tidak dihuni, melainkan sebagai gudang pertanian untuk menyimpan hasil panen, mesin disel, pompa air, tangki semprot manual, dan genset. Api diduga berasal dari korsleting listrik.

BACA JUGA: 2 Pabrik Penggilingan Tebu di Kediri Ludes Terbakar, Warga Panik Api Merembet

"Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik PLN yang ada di dalam rumah milik Darso," ujar dia.

Selain Darso, tiga unit rumah yang terbakar masing-masing milik Priyanto, Suparmin, dan Siti Aminatun. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal