Ancam Sebar Video Syur, Pemuda di Mojokerto Peras Pacar Dunia Mayanya

Antara ยท Kamis, 07 Februari 2019 - 18:00 WIB
Ancam Sebar Video Syur, Pemuda di Mojokerto Peras Pacar Dunia Mayanya

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

MAGELANG, iNews.id – Polisi menangkap seorang pemuda asal Desa Treko, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pelaku bernama Muh Aji Pamungkas (21) diamankan atas dugaan menyebarkan video syur seorang perempuan berinisial AS (17) warga Tegalrejo, yang merupakan pacar di dunia mayanya.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban dan pelaku berkenalan melalui jejaring sosial Facebook sejak Jumat (25/1/2019). Sebelumnya, mereka tidak saling kenal dan belum pernah bertemu. Komunikasi hanya dilakukan melalui fitur Facebook Messenger.

"Pelaku menggunakan identitas palsu dalam akun medsosnya hingga keduanya menjalin hubungan asmara. Korban pun terperdaya, kemudian mengirimkan foto dan video bugilnya kepada tersangka," ujar Yudianto, Kamis (7/2/2019).

BACA JUGA: Keji, Janda Muda 1 Anak Diperkosa Bergilir 8 Remaja di Takalar

Dia menjelaskan, tersangka yang telah menyimpan foto dan video korban, kemudian menyebarkannya ke beberapa teman korban. Tersangka kemudian mengancam korban agar mengirim sejumlah uang.

Jika tidak dipenuhi, video bugil korban akan dikirimkan ke media sosial. Selanjutnya, korban pun mentransfer sejumlah uang kepada tersangka. "Setelah ditransfer, tersangka tetap menyebarkan video bugil korban," katanya.

Kapolres mengatakan, kasus ini terungkap karena korban yang merasa terancam melapor ke Polsek Tegalrejo. Selanjutnya ke Satreskrim Polres Magelang.

Polisi yang mendapatkan laporan menerjunkan tim Resmob untuk mengejar pelaku. Tersangka diamankan polisi saat di jalan wilayah Mungkid dan langsung digelandang ke Mapolres Magelang, Rabu (6/2/2019) pukul 23.00 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, turut diamankan satu buah buku tabungan dan kartu ATM atas nama tersangka serta sebuah ponsel. Tersangka disangkakan dengan Pasal 45 Ayat (4) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektornik atau Pasal 45 B UU RI Nomor 19/2016.

"Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun dan atau denda paling banyak Rp750 juta. Saat ini tersangka kami tahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka sudah melakukan perbuatan yang sama kepada tiga orang berbeda," tuturnya.


Editor : Donald Karouw