Anggota Kodim Wonosobo Kopda BD Ditahan dan Terancam Sanksi akibat Istri Nyinyir soal Penusukan Wiranto

Didik Dono Hartono ยท Senin, 14 Oktober 2019 - 18:51 WIB
Anggota Kodim Wonosobo Kopda BD Ditahan dan Terancam Sanksi akibat Istri Nyinyir soal Penusukan Wiranto

Anggota Kodim 0707 Wonosobo saat melaporkan kasus WS, istri Kopda BD ke Polres Wonosobo. (Foto: iNews.id/Didik Dono Hartono)

WONOSOBO, iNews.id – Anggota TNI Kodim 0707/Wonosobo, Jateng, Kopral Dua (Kopda) BD ditahan di Makodim akibat ulah istrinya berinisial WS yang mengunggah konten bernada nyinyir soal penusukan Menko Polhukam Wiranto di media sosial.

WS sudah dilaporkan ke Polres Wonosobo. Laporan itu disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 0707 Wonosobo Kapten Supriyanto didampingi oleh Komandan Kodim Wonosobo/ Letkol Wahyu Wiwit Hidayat. Laporan diterima langsung oleh Kanit I Iptu Syamsudin, Minggu sore (13/10/2019).

BACA JUGA: Istri Anggota Kodim Wonosobo Dilaporkan ke Polisi karena Postingan Nyinyir Penusukan Wiranto

Komandan Kodim 0707 Wonosobo Letkol Wahyu Wiwit Hidayat mengatakan, suami WS yang merupakan anggota TNI, Kopda BD, ditahan selama 14 hari. BD akan mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku di TNI.

“Terkait dengan anggota kami sendiri berinisial BD, tentunya nanti akan mendapatkan sanksi seperti kejadian-kejadian sebelumnya. Karena ada etika, ada peraturan di kami bahwa setiap anggota militer bertanggung jawab kepada istrinya atau Persit sehingga nanti akibatnya akan menerima sanksi, kita hukum secara disiplin militer,” katanya, Senin (14/10/2019).

Dia mengatakan, pelaporan istri anggota berinisial WS yang juga anggota Persit tersebut menyusul statusnya yang dinilai negatif terkait penusukan Wiranto di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Kamis (14/10/2019). Bahkan, postingannya sempat viral di media sosial Facebook.

Kasus ini langsung ditindaklanjuti di Kodim 0707 Wonosobo. Setelah berkoordinasi dengan pimpinan, Wahyu melaporkan WS ke Polres Wonosobo karena merupakan warga sipil dan kasus tersebut masuk ranah kepolisian.

BACA JUGA: Tangani Kasus Istri Anggota Pomau Surabaya, Polisi Gandeng Ahli Bahasa dan IT

Kanit I Satreskrim Wonosobo Iptu Syamsudin mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Kodim Wonosobo terkait dugaan ujaran kebencian istri salah satu anggota Kodim tersebut. Polres akan langsung menindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi.

“WS itu diadukan karena postingannya di Facebook. Pemilik akun itu mengetik tentang ujaran kebencian saat kejadian penusukan Menko Polhukam Wiranto,” kata Iptu Syamsudin.


Editor : Kastolani Marzuki