Asyik Ngamar dalam Hotel, 13 Pasangan Mesum Diciduk Satpol PP Kendal

Eddie Prayitno ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 14:58 WIB
Asyik Ngamar dalam Hotel, 13 Pasangan Mesum Diciduk Satpol PP Kendal

Para pasangan mesum dalam kamar hotel dan akan dibawa ke Kantor Satpol PP Kendal. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id – Belasan pasangan mesum tanpa ada ikatan pernikahan terciduk saat sedang asyik ngamar di sejumlah hotel melati di Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (14/2/2019). Mereka memanfaatkan momentum hari kasih sayang atau Valentine Day untuk memadu kasih dan berbuat asusila.

Pantauan iNews yang ikut dalam operasi penyakit masyarakat (pekat), satu per satu kamar hotel di Desa Kebonharjo, Patebon, disatroni petugas Satpol PP Kendal. Mereka mengamankan 13 pasangan tak resmi yang diduga mesum dalam kamar hotel di siang bolong.

Para pasangan muda-muda hingga orang tua yang terciduk ini hanya tertunduk malu dan pasrah saat dibawa petugas. Mereka tak bisa mengelak dan harus mempertanggungjawabkan perbuatan melanggar norma kesusilaan dan perda setempat.

BACA JUGA: Bawa 10 Botol Miras, 2 Pria Bertato Tewas Masuk Selokan di Boyolali

Kasatpol PP dan Damkar Kendal Toni Ari Wibowo mengatakan, operasi ini merupakan penegakkan Perda 11 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman. Sasaran operasi Yustisi yakni kawasan penginapan hotel di sepanjang pantura yang diduga jadi lokasi berbuat mesum sesuai laporan masyarakat.

“Kebetulan hari ini bertepatan valentine, jadi kami giatkan operasi. Hasilnya sejumlah pasangan tak terikat pernikahan kami temukan dalam satu kamar. Mereka kemudian kami bawa untuk didata berikan pembinaan,” ujar Toni, Kamis (14/2/2019).

Seorang pria yang ikut diamankan bernama Sulton mengaku baru saja masuk ke dalam kamar hotel dan belum berbuat apa-apa. Pria yang sudah beristri itu memiliki janji temu dengan pacar gelapnya dalam hotel tersebut.

“Saya cuma ketemuan sama pacar (gelap). Belum sempat ngapa-ngapain. Saya juga sudah memiliki istri,” ujarnya dengan wajah tertunduk.

Seusai pendataan, pasangan mesum yang masih di bawah umur akan diserahkan ke orang tuanya. Sementara pasangan dewasa membuat surat pernyataan tidak akan mengulang perbuatannya. Jika melanggar mereka akan disidang.


Editor : Donald Karouw