Audisi Bulu Tangkis PB Djarum di Purwokerto, KPAI: Masih Ada Eksploitasi Anak

Saladin Ayyubi ยท Senin, 09 September 2019 - 16:49 WIB
Audisi Bulu Tangkis PB Djarum di Purwokerto, KPAI: Masih Ada Eksploitasi Anak

Audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum di GOR Satria Purwokerto dinilai masih ada eksploitasi anak. (Foto: iNews.id/Saladin Ayyubi)

PURWOKERTO, iNews.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) masih melihat ada upaya eksploitasi terhadap anak dalam audisi umum beasiswa bulu tangkis yang digelar PB Djarum.

Komisioner KPAI, Siti Hikmawati mengatakan, lembaganya masih menemukan adanya unsur eksploitasi terhadap anak yang mengikuti audisi tersebut.

Menurut Siti, logo yang menempel di nomor punggung yang digunakan peserta adalah bagian dari eksploitasi yang saat ini sedang diminta untuk dihentikan oleh KPAI.

Meski demikian, kata dia, KPAI tetap melihat audisi beasiswa umum bulu tangkis bisa tetap berjalan jika logo jarum yang identik dengan brand penjualan tembakau ditanggalkan. Sebab poin inilah yang menurut KPAI telah melanggar undang-undang.

“Sebetulnya menurut kami, audisi ini kita tetap sepakat untuk dilaksanakan. Tapi, eksploitasinya yang ingin kita turunkan. Jadi, selama sudah tidak mengandung unsur eksploitasi dan denormalisasi pada perokok, silakan audisi dijalankan,” katanya Siti Hikmawati saat melihat langsung audisi umum beasiswa bulu tangkis PB DJarum di Gedung Olahraga (GOR) Sasana Krida Raga Satria, Purwokerto, Senin (9/9/2019).

BACA JUGA:

Menpora Tetap Dukung Audisi Umum di PB Djarum

Hentikan Audisi Umum Bulu Tangkis karena Berpolemik dengan KPAI, Ini Kata Djarum

KPAI mengaku sudah menyampaikan ke PB Djarum agar tidak menonjolkan brand-brand atau image colour. Sesuai Undang-Undang Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak, kata dia, ketentuan itu terutama dikaitkan dengan anak untuk usia di bawah 18 tahun.

“Itu bagian mutlak. KPAI bukan dalam konteks tawar menawar. Ini kan pelaksanaan UU. Produk UU kan sudah jadi. Jadi, pertanyaannya pada patuh atau tidak,” katanya.

Kabag Hukum Humas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Yusuf Suparman mengatakan, audis PB Djarum ini merupakan ajang di mana masyarakat ikut berperan serta dalam memajukan olahraga dalam hal ini dari pihak Djarum.

Kemenpora, kata dia, berharap agar audisi pencarian bakat atlet muda bulu tangkis harus tetap bisa berjalan.

“PB Darum yang telah lama menjadi lembaga yang konsen dengan bulu tangkis juga diupayakan untuk tetap bisa berjalan,” ucapnya.

Hingga Senin (9/9/2019), audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum masih terselenggara di GOR Sasana Krida Raga Satria Purwokerto hingga Selasa (10/9/2019) besok.

PB Djarum sebagai penyelenggara audisi ini telah memutuskan mulai tahun 2020 mendatang audisi bulu tangkis akan dihentikan.


Editor : Kastolani Marzuki