Bawaslu Karanganyar Izinkan Caleg Berikan Uang Transport saat Kampanye

Bramantyo ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 14:42 WIB
Bawaslu Karanganyar Izinkan Caleg Berikan Uang Transport saat Kampanye

Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti. (Foto: iNews/Bramantyo)

KARANGANYAR, iNews.id - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, membolehkan para calon legislatif (caleg) peserta Pemilu 2019 memberikan uang transportasi kepada relawan dan peserta kampanye yang hadir dalam suatu kegiatan.

Menurut dia, pemberian uang transport diperbolehkan asalkan harus sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan. Selain itu, besaran uang yang diberikan itu harus sewajarnya. Bila pemberian uang transport masih dalam batas kewajaran tidak bisa disebut money politik.

BACA JUGA: Dugaan Pelanggaran Kampanye di Reuni 212, Ini Poin-poin Temuan TKN

"Ada di UU Pemilu, di peraturan Bawaslu ada, serta peraturan KPU juga ada," kata Nuning saat dikonfirmasi wartawan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengan (Jateng), Kamis (6/12/2018).

Sedangkan nominal uang transport, kata dia, masing-masing daerah berbeda nominalnya. Kemudian, KPU juga belum menentukan batasan nominal wajarnya. Tapi untuk Kabupaten Karanganyar, sekitar Rp30-50 ribu.

"Jika nominalnya lebih dari itu, ya kita tindak sebagai pelanggaran (money politik). Apalagi pemberian itu disertai ajakan untuk memilih calon tertentu jelas money politik," ungkap Nuning.

Menanggapi kebijakan tersebut, caleg DPRD Kabupaten Karanganyar Boby Aditia Putra, menyatakan dirinya juga menyetujui adanya pemberian uang transport dalam suatu acara dengan nominal yang dibatasi.

BACA JUGA: Melanggar Aturan, Ratusan Atribut Kampanye di Batang Dibongkar Paksa

Namun, kata dia, jika uang transport yang diberikan itu sebagai uang untuk mendengarkan visi dan misi dari caleg bukan untuk "membeli" suara. Maka itu, pelaksana kampanye diminta transparan dalam melaporkan keuangan transportasi tersebut.

"Bahwa uang transport diberikan pada peserta yang hadir di lokasi kampanyenya (diundang). Namun, jika kita sendiri yang datang ke suatu acara sosialisasi ya tidak perlu itu uang transport," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal