Bentrok di Rutan, Anggota Ormas dan Napi Saling Lempar Batu

Ahmad Antoni, Okezone ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 03:35 WIB
Bentrok di Rutan, Anggota Ormas dan Napi Saling Lempar Batu

Ilustrasi razia napi pascabentrok. (Foto: iNews).

SURAKARTA, iNews.id – Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surakarta yang berada di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan rusuh, Kamis (10/1/2019) siang.

Terjadi bentrokan antara Tahanan dari kelompok Laskar Islam dengan narapidana (napi) kriminal biasa yang menghuni blok C1. Kerusuhan ini dikarenakan kesalahpahamanm antara kedua kubu tersebut.

Kronologinya, pada saat jam besuk, sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan orang dari kelompok Laskar Islam Solo tiba di Rutan Surakarta untuk menjenguk rekannya yang ditahan.

BACA JUGA: Dipicu Saling Ejek, Napi dan Pengunjung Lapas Solo Terlibat Kericuhan

Mereka dibagi dalam lima kelompok, masing-masing lima orang dengan waktu besuk 20 menit. Ketika kelompok pertama membesuk, situasi terpantau aman. Namun, di akhir kunjungan kelompok kedua, mereka dan tahanan meneriakkan takbir.

"Terjadi pukul 10.55 WIB, teriakan takbir ini dibalas dengan suara yang menyinggung perasaan Laskar Islam oleh beberapa napi yang menghuni Blok C1," kata Kabag Humas Direktorat Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto, ketika dikonfirmasi wartawan.

Para napi kasus kriminal biasa itu merupakan kelompok Agus Ardiansyah alias Bebek, Ucok Devran Devries, Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet. Mereka ini sebelumnya memang pernah ribut dengan Laskar Islam.

Kelompok pembesuk dari Laskar Islam kemudian mendatangi napi Blok C1. Namun, kehadiran mereka disambut dengan lemparan batu oleh para napi, sehingga terjadi aksi saling timpuk batu.

Melihat kejadian tersebut, petugas keamanan di sana langsung turun tangan. Mereka memaksa pembesuk dari Laskar Islam keluar dari rutan. Tahanan dari kelompok tersebut juga dipindahkan ke ke ruang kepala kesatuan pengamanan rutan.

Sementara napi kriminal biasa berusaha merangsek hingga menjebol pintu Blok C1 dan B. Tapi, sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi Rutan Klas I Surakarta sudah dapat dikendalikan dengan bantuan Dalmas Polresta Surakarta.

BACA JUGA: Napi Penyebar Foto Bugil Mantan Polwan Dipindah ke Lapas Makassar

Namun, ketika situasi sudah tenang, sebanyak 150 orang anggota Laskar Islam mendatangi kembali rutan pukul 13.10 WIB. Mereka mendesak agar pihak rutan mengeluarkan sementara para tahanan Iwan Walet CS. Untungnya polisi bisa langsung meredam situasi di sana.

"Untuk menghindari kerusuhan susulan maka kami mengambil langkah dengan memindahkan warga binaan tersebut keluar Solo," kata Ade.

Mereka masing-masing dipindahkan ke Rutan Kelas II B Wonogori delapan orang, Rutan Polda Jawa Tengah enam orang dan satu lagi ditempatkan di Lapas Sragen.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal