BNPB Mulai Ekspedisi Destana 2019, Susuri 584 Desa Rawan Tsunami di Selatan Jawa

Felldy Utama ยท Kamis, 11 Juli 2019 - 11:07 WIB
BNPB Mulai Ekspedisi Destana 2019, Susuri 584 Desa Rawan Tsunami di Selatan Jawa

Suasana jumpa pers saat persiapan Ekspedisi Destana Tsunami 2019 di Gedung BNPB, Jakarta. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Badan Nasional  Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Ekpedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) 2019 di daerah Selatan Pulau Jawa. Ekspedisi ini bertujuan untuk memotret kesiapsiagaan desa dalam menghadapi ancaman bencana tsunami.

"Ekspedisi desa tangguh bencana ini program kesiapsiagaan atau pencegahan. Kalau selama ini mungkin dianggap program pencegahan tidak ada atau sedikit sekali. Ini kami sampaikan salah satu program pencegahan melalui Ekpedisi Destana," ujar Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB Lilik Kurniawan di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

BNPB mencatat, terdapat 5.744 Desa yang berpotensi terdampak bencana tsunami di Indonesia. Dari total jumlah itu, 584 di antaranya berada di Selatan Jawa.

BACA JUGA: Masuki Awal Musim Kemarau, BNPB Minta Warga Siaga Antisipasi Karhutla

"Kenapa kami lakukan di Selatan Jawa, karena dari 584 Desa tadi ada kurang lebih 600.000-an masyarakat yang tinggal di desa rawan tsunami. Menjadi penting bagi kami jika ada tsunami terjadi di Selatan Jawa, kami khawatir korban sangat banyak. (Jadi) sebelum terjadi, kami harus tangguhkan masyarakat di sana," katanya.

Adapun, program Ekpedisi Destana 2019 ini akan digelar selama 34 Hari. Dimana perjalanan akan diawali Kamis (11/7/2019) menuju Banyuwangi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, kemudian ke Jawa Barat seperti Garut dan Pangandaran. Ekspedisi akan berakhir di Banten pada 16 Agustus 2019.

"Ekspedisi ini akan melibatkan lebih dari 200 peserta. Mereka nantinya akan menyebar ke desa-desa untuk memberi sosialisasi ke sekolah-sekolah. Mereka akan singgah dan tinggal beberapa hari di desa-desa dalam membangun kesiapsiagaan di tingkat desa dengan berbagai kegiatan kreatif," tutur Lilik.

Tak hanya itu, Ekspedisi Deskana akan melibatkan berbagai pihak, secara nasional selain BNPB, juga didukung Kementerian Desa, PUPR, BMKG, Kemensos, Kemendagri. Untuk di daerah melibatkan Bappeda, BPBD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, kemudian elemen masyarakat akan di wakili LSM, relawan, forum Lembaga usaha, para pakar, peneliti, perguruan tinggi serta media.


Editor : Donald Karouw