BPN Klaim Elektabilitas Prabowo-Sandi Hampir Samai Jokowi

Antara ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 04:30 WIB
BPN Klaim Elektabilitas Prabowo-Sandi Hampir Samai Jokowi

Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso (Foto: Dok.iNews.id)

SEMARANG, iNews.id - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengklaim elektabilitas capres nomor urut 02 itu hampir menyamai pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso mengaku optimistis elektabilitas Prabowo-Sandi bisa mengimbangi pasangan Jokowi-Amin jika melihat dari luas wilayah Indonesia.

Bahkan, lanjut dia, pada beberapa wilayah, seperti Provinsi Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara, Capres Prabowo-Sandi diprediksi bisa mengungguli Capres Jokowi-Amin.

"Saat ini jarak (elektabilitas) Capres Prabowo-Sandi hanya terpaut 6 persen lebih kecil. Saya berharap pergantian tahun nanti sudah bisa menyamakan," kata Djoko Santoso pada Pembekalan Lintas Ormas, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan sukarelawan Jateng pendukung Capres Prabowo-Sandi di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa (4/12/2018).

BACA JUGA: Agar Elektabilitas Tak Anjlok, Jokowi Disarankan Ubah Gaya Komunikasi

Kendati demikian, Djoko mengakui diperlukan kerja keras dari tim koalisi pendukung Prabowo-Sandi jika ingin unggul dalam perolehan suara Pilpres 2019 di daerah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Jawa Timur, sedangkan yang paling berat di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut dia, yang harus dilakukan secara garis besar adalah mempertahankan basis suara capres Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

Dia menyebutkan, dukungan terbesar untuk pasangan capres Prabowo-Sandi berasal dari kalangan masyarakat ekonomi dan pendidikan menengah ke atas, sedangkan masyarakat menengah ke bawah, belum bisa ditembus oleh tim pemenangan dengan berbagai pertimbangan.

"Kami menargetkan bisa mengambil suara separuh di antaranya sehingga keberadaan sukarelawan yang totalnya sampai saat ini berjumlah 2 juta sangat diperlukan dan harus dirangkul oleh parpol koalisi, jangan sampai jalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi," ujarnya.




Editor : Kastolani Marzuki