Oknum Camat di Wonogiri Dicopot setelah Video Mesumnya Beredar di Medsos

Dwi Soewanto ยท Jumat, 29 November 2019 - 19:30 WIB
Oknum Camat di Wonogiri Dicopot setelah Video Mesumnya Beredar di Medsos

Video mesum oknum camat di Wonogiri beredar di media sosial. (Foto: istimewa)

WONOGIRI, iNews.id – Pemkab Wonogiri mengambil tindakan tegas dengan mencopot S (55), oknum Camat Karangtengah yang video mesumnya bersama wanita bukan istrinya tersebar luas di media sosial.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa mengatakan, oknum camat tersebut sudah dicopot dari jabatannya oleh Bupati Wonogiri.

“Saya mendukung langkah tegas Pak Bupati dengan mencopot oknum camat itu dari jabatannya,” kata Edy ditemui di kantornya, Jumat (29/11/2019).

Menurut Edy, kasus video mesum oknum camat itu sudah diserahkan ke polisi. Karena itu, semua hal yang berkaitan dengan oknum camat itu bukan lagi menjadi wewenang pemkab. “Karena kasus ini sudah jadi ranah polisi, kami serahkan sepenuhnya penanganannya,” katanya.

BACA JUGA:

Video Mesum Oknum Camat di Wonogiri Beredar di Medsos Gemparkan Warga

Viral Pria di Wonogiri Didenda Rp30 Juta setelah Berduaan dengan Istri Orang

Edy meminta agar setiap pejabat senantiasa menjaga integritas sebagai ASN. Edy berharap kasus ini merupakan kejadian terakhir di daerah yang di pimpinnya.

Sementara itu, Polres Wonogiri belum memberikan keterangan soal video asusila oknum camat itu karena kasusnya sudah ditangani Polda Jateng.

Diberitakan, oknum Camat Karangtengah berinisial S (55) mengunggah video mesumnya bersama perempuan bukan istrinya di media sosial. Video berdurasi satu menit lebih ini semula hendak dikirimkan oknum camat tersebut ke pihak perempuan teman selingkuhannya melalui WhatsApp, tetapi tanpa sengaja video tersebut justru terkirim ke status pribadi selama hampir 30 menit dan tersebar ke akun teman-temannya.

Unggahan video mesum camat berusia 55 tahun ini akhirnya heboh di media sosial WhatsApps. Kasus asusila yang melibatkan oknum aparatur sipil negara (ASN) ini mengundang keprihatinan berbagai pihak.


Editor : Kastolani Marzuki