Bupati Jepara Tersangka KPK, Ganjar: Sudah Kami Warning Terus-Menerus

Wisnu Wardhana ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 18:18 WIB
Bupati Jepara Tersangka KPK, Ganjar: Sudah Kami Warning Terus-Menerus

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyikapi soal penetapan status tersangka Bupati Jepara Ahmad Marzuki oleh KPK, Jumat (7/12/2018). (Foto: iNews/Wisnu Wardhana)

SEMARANG, iNews.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyayangkan masih ada kepala daerah yang kembali terjerat kasus korupsi. Hal tersebut diungkapkannya menyusul penetapan status tersangka Bupati Jepara Ahmad Marzuki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap.

Ganjar memperingatkan kepada kepala daerah lainnya agar kasus yang menjerat Bupati Jepara menjadi pelajaran. Para bupati dan wali kota diminta untuk tidak mencoba melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti korupsi.

“Saya memperingatkan kepada yang lain, sudahlah jangan main-main pada soal-soal yang berpotensi merugikan diri sendiri atau melanggar hukum,” kata Ganjar di Semarang, Jumat (7/12/2018).

BACA JUGA:

KPK Tetapkan Bupati Jepara dan Hakim PN Semarang Tersangka Suap

KPK: Bupati Jepara Bungkus Uang Suap Hakim dalam Tas Bandeng Presto

Menurut Ganjar, dia tidak bosan-bosannya mengingatkan hal itu kepada para kepala daerah di Jateng. Namun, masih saja ada kepala daerah yang terlibat korupsi dan ditangkap oleh KPK.

“Sudah kami warning terus-menerus. Saya mengingatkan lagi kepada seluruh kawan-kawan, bupati dan wali kota untuk hentikan semua praktik tidak baik,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, beberapa waktu lalu dia mendapat keluhan bahwa salah satu maslaah besar yang dihadapi para kepala daerah terkait pendapatan. Namun, jika para kepala daerah bisa bijaksana dalam penggunaannya, tidak akan ada masalah dengan pendapatan hingga terjadi korupsi.

“Kalau bisa bijaksana, tidak ada yang tidak cukup. Saya belum pernah mendengar ada kepala daerah kelaparan karena pasti diuripi oleh negoro. Jadi kita harus tahu, sadar akan posisi itu, jangan berlebih,” katanya.


BACA JUGA: KPK Ungkap Sandi Ujian Disertasi dalam Kasus Suap Bupati Jepara


Ganjar menambahkan akan menyerahkan sepenuhnya prenanganan kasus yang menjerat bupati Jepara kepada KPK dan menghargai segala proses hukum. Selain itu, pascapenetapan status tersangka bupati Jepara, Ganjar telah berkordinasi dengan wakil bupati dan sekretaris daerah untuk mengambil alih pemerintahan di Kabupaten Jepara. Dia memastikan pemerintahan di kabupaten itu akan tetap berjalan dengan baik.

“Wakil bupati dan sekda harus segera mengambil alih, mempersiapkan semuanya. Nanti kami bisa memberikan semacam technical assistant kepada mereka, regulasinya sudah ada. Jadi kalau nanti diperlukan tindakan-tindakan khusus, kami akan bantu menjalankan roda itu sehingga bisa berjalan dengan baik, pemerintahan tidak terganggu,” paparnya.

Diketahui, Ahmad Marzuki ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap praperadilan dugaan korupsi bantuan politik yang menyeret namanya. Dia menyuap hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang sebagai hakim tunggal sebesar Rp700 juta untuk memenangkan putusan praperadilan.

KPK juga menetapkan hakim di PN Semarang Lasito sebagai tersangka kasus dugaan suap. Keduanya diduga berkongsi untuk menyogok hakim PN Semarang terkait dengan putusan praperadilan.


Editor : Maria Christina