Bupati Jepara Tersangka KPK, Pelayanan Publik Bisa Terganggu

Antara ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 19:15 WIB
Bupati Jepara Tersangka KPK, Pelayanan Publik Bisa Terganggu

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Dok.iNews.id)

KUDUS, iNews.id – Pelayanan publik di Kabupaten Jepara bisa terganggu menyusul ditetapkannya Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sebagai tersangka kasus suap hakim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK menetapkan Ahmad Marzuqi bersama hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Lasito sebagai tersangka dugaan suap saat menggelar konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Penetapan tersangka itu setelah tim KPK mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan sejak November 2017, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan hadiah atau janji kepada Hakim Tunggal Praperadilan di PN Semarang.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengatakan, Pemprov Jateng segera melakukan upaya asistensi agar pelayanan masyarakat di Kabupaten Jepara tidak terganggu atas kasus hukum yang dihadapi Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi.

"Soal kasus hukumnya, kami menyerahkannya kepada penegak hukum," ujarnya saat menghadiri peringatan Hari Menanam Nasional di Lapangan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jumat (7/12/2018).

BACA JUGA:

Bupati Jepara Tersangka KPK, Ganjar: Sudah Kami Warning Terus-Menerus

KPK Tetapkan Bupati Jepara dan Hakim PN Semarang Tersangka Suap

Ganjar mengaku sudah memperingatkan kepada kepala daerah lainnya agar kasus yang menjerat Bupati Jepara menjadi pelajaran. Para bupati dan wali kota diminta untuk tidak mencoba melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti korupsi.

“Saya memperingatkan kepada yang lain, sudahlah jangan main-main pada soal-soal yang berpotensi merugikan diri sendiri atau melanggar hukum,” kata Ganjar.

Diketahui, Ahmad Marzuki ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap praperadilan dugaan korupsi bantuan politik yang menyeret namanya. Dia menyuap hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang sebagai hakim tunggal sebesar Rp700 juta untuk memenangkan putusan praperadilan.

KPK juga menetapkan hakim di PN Semarang Lasito sebagai tersangka kasus dugaan suap. Keduanya diduga berkongsi untuk menyogok hakim PN Semarang terkait dengan putusan praperadilan.


Editor : Kastolani Marzuki