Cekcok Masalah Sepele, Pria di Pekalongan Tega Bunuh Seorang Kakek

Suryono ยท Senin, 12 Februari 2018 - 13:49 WIB
Cekcok Masalah Sepele, Pria di Pekalongan Tega Bunuh Seorang Kakek

Muhammad Faruk, tersangka pelaku pembunuhan terhadap seorang kakek di Perum Binagriya, Jalan Karet, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, saat gelar perkara di Mapolres Pekalongan Kota, Senin (12/2/2018). (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Kasus pembunuhan yang terjadi di Perum Binagriya, Jalan Karet, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, akhirnya terungkap. Jajaran Satreskrim Polres Pekalongan Kota, berhasil membekuk seorang pelaku, bernama Muhammad Faruk (33) warga Kelurahan  Jenggot Pekalongan Selatan. Korban dibunuh hanya lantaran cekcok masalah sepele dengan pelaku.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu, didampingi Kasatreskrim AKP, Edi Sutrisno mengatakan, penangkapan tersangka ini sudah sesuai dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh jajarannya.

"Setelah kejadian, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengarah pada tersangka pelaku. Pelaku dan korban sudah saling kenal, bahkan korban sebelumnya ditolong pelaku karena mengalami kecelakaan beberapa hari sebelumnya ," kata Ferry, dalam gelar perkara di Mapolres Pekalongan Kota, Senin (12/2/2018).

"Korban sempat diantar pelaku berobat, namun menurut pelaku, sempat terjadi perselisihan sehingga kalap dan emosi  lalu menganiaya korban sampai meninggal, " lanjutnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang membuat tersangka, Muhammad Faruk, tidak bisa mengelak saat diamankan di wilayah Pemalang. Sejumlah barang bukti yang diamankan, diantaranya ponsel milik korban, kaos dan sandal tersangka yang masih terdapat bercak darah korban.

BACA JUGA: Kakek di Pekalongan Bersimbah Darah Penuh Luka Tusuk di Teras Rumah

Menurut keterangan tersangka, dirinya awalnya tidak ada niatan membunuh korban. Bahkan diakuinya, perkenalan korban dengan dirinya berawal saat korban tertabrak sepeda motor dan tersangka menolongnya. Sejak saat itu, tersangka sering dimintai tolong oleh korban untuk datang ke rumahnya.

" Saya kenal kakek itu karena menolong saat dia kecelakaan. Beberapa kali saya antar berobat, namun sering marah karena merasa tidak cocok, " kata Faruk.

Cekcok yang berujung pada terbunuhnya korban bermula saat Faruk datang ke rumah korban sebelum kejadian."Saat itu, korban menyuruh saya untuk mencari seekor kucing yang masuk kedalam rumah. Namun karena tidak ketemu, korban memarahi saya dan memukul pundak dengan sapu, saya emosi sehingga refleks membanting dan memukul beberapa kali," katanya.  

Tak terima dengan perlakuan korban, pelaku kalap dan mendorong korban hingga terjatuh, Kepala korban membentur tembok sementara tubuhnya terluka akibat terkena barang-barang yang ada di teras rumahnya. Melihat korban tak berdaya, tersangka langsung mengambil ponsel korban dan melarikan diri.

Guna memastikan kebenaran dari kasus ini, rencananya Selasa, 13 Februari 2018, esok hari, petugas Satreskrim Polres Pekalongan Kota akan menggelar reka ulang di tempat kejadian perkara, untuk dipadukan dengan keterangan tersangka. Sementara, tersangka akan dijerat dengan pasal 365 dan 354 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.


Editor : Himas Puspito Putra