Dandim Wonosobo Minta Maaf terkait Postingan Nyinyir Istri Anggota Kodim soal Penusukan Wiranto

Didik Dono Hartono ยท Selasa, 15 Oktober 2019 - 02:30 WIB
Dandim Wonosobo Minta Maaf terkait Postingan Nyinyir Istri Anggota Kodim soal Penusukan Wiranto

Dandim Wonosobo Letkol Wahyu Wiwit Hidayat. (Foto: Dok. iNews.id)

WONOSOBO, iNews.id – Komandan Komandan Kodim (Dandim) 0707 Wonosobo Letkol Wahyu Wiwit Hidayat meminta maaf kepada masyarakat terkait postingan nyinyir istri anggota Kodim di media sosial soal penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Dandim mengaku tidak akan mengintervensi kasus ini dan menyerahkan penanganan kasus istri Kopda BD ke Polres Wonosobo.

Dia berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi.

“Mewakili keluarga besar Kodim 0707 Wonosobo, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan sekalian, kepada warga Wonosobo yang merasa sudah tercederai. Harapan saya ini tidak terulang khususnya ke anggota saya sendiri dan secara umum kepada seluruh warga Wonosobo. Ini sudah ada contoh, jangan sampai ada lagi yang menjadi korban karena ulahnya sendiri,” katanya di Mapolres Wonosobo, Senin (14/10/2019).

WS sudah dilaporkan ke Polres Wonosobo. Laporan itu disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 0707 Wonosobo Kapten Supriyanto didampingi oleh Komandan Kodim Wonosobo/ Letkol Wahyu Wiwit Hidayat. Laporan diterima langsung oleh Kanit I Iptu Syamsudin, Minggu sore (13/10/2019).

Letkol Wahyu mengatakan, suami WS yang merupakan anggota TNI, Kopda BD, ditahan selama 14 hari. BD akan mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku di TNI.

“Terkait dengan anggota kami sendiri berinisial BD, tentunya nanti akan mendapatkan sanksi seperti kejadian-kejadian sebelumnya,” katanya.

Dia mengatakan, pelaporan istri anggota berinisial WS yang juga anggota Persit tersebut menyusul statusnya yang dinilai negatif terkait penusukan Wiranto di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Kamis (14/10/2019). Bahkan, postingannya sempat viral di media sosial Facebook.

Kanit I Satreskrim Wonosobo Iptu Syamsudin mengaku sudah menerima laporan dari Kodim Wonosobo terkait dugaan ujaran kebencian istri salah satu anggota Kodim tersebut. Polres akan langsung menindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi.

“WS itu diadukan karena postingannya di Facebook. Pemilik akun itu mengetik tentang ujaran kebencian saat kejadian penusukan Menko Polhukam Wiranto,” kata Iptu Syamsudin.


Editor : Kastolani Marzuki