Dengar Suara Gemuruh Gunung Merapi, Warga Sempat Panik

Puji Hartono ยท Senin, 21 Mei 2018 - 09:56 WIB
Dengar Suara Gemuruh Gunung Merapi, Warga Sempat Panik

Penampakan Gunung Merapi yang terutup abu dan kabut pasca meletus, Senin (21/5/2018) dini hari. (Foto: iNews/Puji Hartono)

MAGELANG, iNews.id – Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali meletus, Senin (21/5/2018) pukul 01.15 WIB. Letusan freatik itu mengakibatkan sejumlah wilayah di Magelang diguyur hujan abu.

Pengakuan Inggit, seorang warga Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Magelang, yang menjadi salah satu desa terdekat dengan Gunung Merapi, mendengar suara bergemuruh saat terjadinya erupsi freatik.

“Sekitar jam satu dini hari tadi, saya dengar suara gemuruh. Cukup kuat, namun masih lebih kuat suara saat letusan yang sebelumnya,” kata Inggit, Senin (21/5/2018).


BACA JUGA:

Gunung Merapi Kembali Meletus, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Abu

BPBD Magelang Bagikan 5.000 Masker Pascaletusan Gunung Merapi


Penasaran, dia kemudian keluar rumah dan melihat ke arah utara lokasi Gunung Merapi. Bersama warga lain mereka memantau perkembangan dan mengantisipasi dampaknya.

“Tak lama terjadi hujan abu, tapi masih tipis. Nanti saat subuh baru hujan abunya sangat terasa,” ujarnya.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho mengatakan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya membagikan masker dan menenangkan warga agar tidak panik. Dampak hujan abu terjadi di wilayah Kecamatan Srumbung, Sawangan, Muntilan, dan sebagian di Mungkid, Mertoyudan serta Candimulyo. Semua kawasan itu berada di sisi barat Gunung Merapi.

“Dampak erupsi freatik kali ini ada pada hujan abunya. Kalau tidak ditangani bisa berbahaya bagi masyarakat, untuk kesehatan pernapasan dan mata. Namun dimasyarakat situasinya kondusif, tidak ada evakuasi,” ujarnya.

Diketahui Gunung Merapi mengalami letusan freatik kecil selama 19 menit dengan ketinggian asap 700 meter, Senin (21/5/2018) pukul 01.15 WIB. BPBD Magelang telah membagikan sekitar 5.000 masker kepada anak-anak sekolah dan masyarakat di dua wilayah, yakni Kecamatan Srumbung dan Dukun. Status Merapi saat ini masih level I (normal). Masyarakat untuk tidak panik dan beraktivitas seperti biasa serta mengantisipasi hujan abu di sekitar Merapidan banjir lahar dingin.


Editor : Donald Karouw