Diduga akibat Arus Pendek Listrik, 6 Rumah di Semarang Ludes Terbakar

Lurisa Lulu ยท Senin, 08 Oktober 2018 - 20:57 WIB
Diduga akibat Arus Pendek Listrik, 6 Rumah di Semarang Ludes Terbakar

Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang menghanguskan enam rumah warga di Desa Dadap Ayam, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/10/2018). (Foto: iNews/Lurisa Lulu)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SEMARANG, iNews.id - Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah rumah semi permanen di permukiman padat penduduk, di Desa Dadap Ayam, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/10/2018) petang. Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah yang tengah ditinggal bekerja oleh penghuninya.

Hanya dalam hitungan menit, amukan si jago merah di permukiman padat penduduk itu telah meluluhlantakkan sejumlah bangunan rumah warga. Kencangnya tiupan angin serta material bangunan yang terbuat dari kayu membuat api semakin sulit dipadamkan.

Akibatnya enam bangunan rumah warga dalam sekejap ludes terbakar. Petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi langsung berupaya melokalisir api, agar tidak menyambar ke bangunan rumah lain yang belum terbakar.

Kebakaran menghanguskan enam rumah di permukiman padat penduduk, di Desa Dadap Ayam, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/10/2018) petang. (Foto: iNews/Lurisa Lulu)


Peristiwa kebakaran bermula saat seorang warga melihat kepulan asap disertai percikan api dari atap rumah milik Sartano. Kondisi rumah yang terkunci lantaran tengah ditinggal penghuninya bekerja, membuat api akhirnya membesar dan menyambar ke bangunan rumah lain di sebelahnya.

Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek yang kemudian membakar bagian plafon rumah. “Kejadiannya saya tidak tahu persis. Cuman tadi pas saya di depan api sudah besar. Tadi pas saya masuk ke ruang tengah api sudah besar sekali di bagian atap. Ada enam rumah yang ludes. Sebagian besar terbuat dari kayu,” kaya Sukono, saksi di lokasi kejadian, Senin (8/10/2018).

Akibat peristiwa ini, enam rumah warga ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian yang diderita para pemilik rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.


Editor : Himas Puspito Putra