Diduga Korsleting Listrik, 2 Rumah di Grobogan Ludes Dilalap Api

Rustaman Nusantara ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 17:01 WIB
Diduga Korsleting Listrik, 2 Rumah di Grobogan Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan dua rumah di Desa Krenekan, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (11/10/2018) siang. (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

GROBOGAN, iNews.id - Kebakaran besar melanda Desa Krenekan, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sejumlah warga panik dan berusaha mengevakuasi mobil yang terpakir di teras samping lokasi kebakaran. Sebagian lagi mengamankan harta benda mereka dari dalam rumah ke tempat yang aman. Sementara itu, pemilik rumah menangis terisak-isak saat melihat rumahnya ludes terbakar

Detik-detik saat terjadi terekam dalam video yang diambil melalui ponsel salah seorang warga. Dalam video itu terlihat puluhan warga tampak panik dan terus berteriak sambil berhamburan menyelamatkan diri saat melihat dua rumah milik, Sudiyo dan anaknya Handoko terbakar, Kamis (11/10/2018) siang.

Beberapa warga lainnya berusaha mengamankan sebuah mobil yang terparkir di halaman rumah yang berdampingan dengan lokasi kebakaran. Sementara itu, warga yang rumahnya berdekatan berusaha mengeluarkan seluruh barang-barang agar tidak ikut terbakar.

Pemilik rumah yang baru tiba di rumah kaget dan syok saat melihat rumahnya ludes terbakar. Dia ini pun langsung tak kuasa menahan tangis. Beberapa warga berusaha menenangkan istri si pemilik rumah.

Menurut ketua RT setempat, Bambang, kebakaran berasal dari rumah milik Sudiyo yang kosong ditinggal pergi pemiliknya. Handoko yang tinggal berdampingan dengan rumah orang tuanya, saat itu sedang menunggui anaknya yang berusia sepuluh tahun yang tengah sakit didalam kamar.

“Tadi katanya, dia sempat mendengar suara ledakan dan melihat api dari arah rumah orang tuanya. Handoko kemudian langsung menyelamatkan anaknya keluar rumah terlebih dahulu,” ucap Bambang, Kamis (11/10/2018).

Cuaca yang sangat terik dan angin panas yang cukup besar membuat api dengan cepat merambat ke rumah handoko. Suhardi, warga yang saat itu berada di lokasi kejadian, mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan seluruh isi rumah, karena kobaran api sangat besar.

“Tadi saya juga sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah hingga beberapa kali. kayaknya tabung gas ukuran tiga kilogram,” katanya.

30 menit kemudian, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Petugas bersama warga kemudian bergotong royong memadamkan api. Setelah api padam, warga kemudian mengais seluruh sisa kebakaran untuk mencari harta benda yang masih bisa terselamatkan. Dalam musibah ini, tiga sepeda motor yang berada didalam rumah tidak bisa terselamatkan.

Dugaan sementara api berasal dari korlselting listik dari dalam kios Sudiyo hingga merembet ke tabung gas. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian yang dialami ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.


Editor : Himas Puspito Putra