Diduga Mabuk, Pengamen di Kendal Tewas akibat Tidur-tiduran di Rel Kereta

Eddie Prayitno ยท Selasa, 30 Juli 2019 - 12:30 WIB
Diduga Mabuk, Pengamen di Kendal Tewas akibat Tidur-tiduran di Rel Kereta

Petugas mengevakuasi jasad pengamen yang tewas terlindas kereta api. (Foto: iNews/Eddie Prayitno).

KENDAL, iNews.id - Seorang pengamen tewas setelah dilindas kereta api di jalur perlintasan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng). Korban diduga sedang mabuk dan tidur di atas rel saat kereta akan melintas.

Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu, Iptu Kristiono mengatakan, korban biasa dipanggil Pedro Lopez (20), sehari-hari berprofesi sebagai pengamen.

"Kalau kata warga sekitar, dia memang biasa tidur-tiduran di rel," kata Kristiono kepada wartawan di TKP kecelakaan, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, Selasa (30/7/2019).

BACA JUGA: Ingin Jadi Artis, 25 Warga Kediri Tertipu Sinetron Sajadah Cinta

Polisi menduga korban sedang mabuk, sehingga tidak bisa mengetahui ada kereta yang hendak melintas. Selain itu, petugas di lapangan juga menemukan botol minuman keras yang diduga sedang dikonsumsi korban sebelum tewas.

"Makanya korban tidak memperhatikan kalau akan ada kereta lewat," ujar dia.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kasus Pria Gondrong Pura-Pura Mati lalu Hidup Lagi di Sampang

Kondisi jasad korban tampak mengenaskan dengan bagian kepala dan kaki yang hancur terlindas kereta. Polisi yang datang ke lokasi kejadian memeriksa sejumlah saksi dan mengidentifikasi jenazah pengamen tersebut.

Dari pemeriksaan sementara, korban merupakan warga di sekitar TKP kecelakaan. Dia tinggal bersama dengan neneknya di kawasan tersebut. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Soewondo Kendal.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal