Dinkes Pekalongan Akan Bantu Polisi Selidiki Kasus Keracunan Cokelat

Antara ยท Jumat, 26 April 2019 - 16:41 WIB
Dinkes Pekalongan Akan Bantu Polisi Selidiki Kasus Keracunan Cokelat

Biskuit cokelat merek Mermaid yang diduga menyebabkan keracunan hingga menewaskan seorang boach diamankan petugas Polresta Pekalongan, Jateng. (Foto: iNews.id/Suryono).

PEKALONGAN, iNews.id - Polisi terus mendalami kasus balita di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), yang keracunan makanan cokelat. Barang bukti berupa makanan kemasan yang diduga mengandung racun itu telah diserahkan ke Mapolda Jateng.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandi Sitepu mengatakan, petugas memang telah menyita barang buktinya. Namun belum bisa disimpulkan apakah makanan cokelat tersebut mengandung racun atau tidak, karena masih dalam penyelidikan.

"Untuk penyelidikan, cokelat tersebut sudah diserahkan kepada tim Reskrimsus Polda Jateng," kata Ferry kepada wartawan di Mapolres Pekalongan Kota, Jateng, Jumat (26/4/2019).

BACA JUGA: Selidiki Kasus Bocah Keracunan Cokelat, Polisi Akan Autopsi Korban

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, kata dia, juga siap membantu dalam pengembangan penyelidikan kasus keracunan tersebut. Mereka akan memantau dan memeriksa pada beberapa makanan kemasan yang dijual oleh pedagang.

"Hal itu untuk mengantisipasi adanya makanan kecil yang masa kedaluwarsa dijual oleh pedagang," katanya.

Diketahui, satu bocah tewas dan seorang lainnya harus dirawat intensif di rumah sakit Kota Pekalongan diduga keracunan setelah mengonsumi cokelat merek Mermaid.

BACA JUGA: 2 Bocah di Pekalongan Diduga Keracunan Biskuit Coklat, 1 Tewas

Korban tewas yakni Jesika Putri (5) warga Panjang Wetan Gang I, Kecamatan Pekalongan Utara. Jenazah korban sudah dimakamkan pihak keluarga, Kamis (25/4/2019) sore.

Sedangkan korban lainnya, Nur Syafia Rahma (5) yang merupakan tetangga korban saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Budi Rahayu.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal