Diwarnai Isak Tangis Keluarga, Jenazah Korban Mutilasi Dimakamkan di Temanggung

Didik Dono Hartono, Saladin Ayyubi ยท Minggu, 14 Juli 2019 - 18:42 WIB
Diwarnai Isak Tangis Keluarga, Jenazah Korban Mutilasi Dimakamkan di Temanggung

Warga dan kerabat menggotong peti jenazah Komsatun Wachidah, korban pembunuhan dan mutilasi untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Kauman, kecamatan Kedu, Temanggung. (Foto: iNews.id/Didik Dono Hartono)

TEMANGGUNG, iNews.id - Jenazah Komsatun Wachidah (51) korban pembunuhan dan mutilasi dimakamkan di kampung halamannya, Desa Kauman, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2019).

Jenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 14.25 WIB dengan ambulans Polres Banyumas dan mendapatkan pengawalan dari voojrider. Jenazah korban mutilasi ini dibawa dari RSUD Margono Sukarjo Purwokerto.

Pengambilan jenazah korban mutilasi ini dilakukan setelah polisi berhasil memastikan identitas korban. Selain itu, diperkuat dengan keterangan dari pihak keluarga yang memastikan jika korban benar berinisial KW berasal dari Kedu, Temanggung yang tinggal di wilayah Cileunyi, Bandung, Jawa Barat.

Begitu jenazah korban tiba di rumah duka, isak tangis dari keluarga serta kerabat korban pun pecah. Jenazah korban kemudian dibawa ke masjid untuk disalatkan dan didoakan. Selanjutnya jenazah dimakamkan di pemakaman umum.

Suami korban, Soib mengatakan, pemakaman jenazah korban di kampung halaman ini karena sebelum meninggal dunia korban pernah meminta untuk dimakamkan di kampung halaman saat berbincang-bincang.

“Memang permintaan almarhumah jika meninggal dikebumikan di kampung halamannya di Kedu, karena kan lahir di sini dan besar di sini,” katanya.

BACA JUGA:

Reka Ulang Mutilasi Banyumas: Korban Tewas Dipukul Palu saat Berhubungan Intim

Fakta Baru Kasus Mutilasi di Banyumas, Pelaku Kesal Korban Minta Dinikahi

Soib sudah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke polisi. “Kita sudah serahkan sepenuhnya ke polisi. Udah ya cukup,” ucapnya.

Diketahui, Komsatun Wachidah (51) warga Cileunyi, Bandung menjadi korban pembunuhan secara keji oleh selingkuhannya, Deni Priyanto (39) warga Banjarnegara.

Potongan tubuh korban ditemukan di beberapa lokasi di Banyumas dan Kebumen pada Senin (11/7/2019) sore. Korban yang bekerja di Kementerian Agama (Kemenag) Bandung itu dibunuh dan dimutilasi tersangka Deni di rumah kos kawasan Rancasari, Bandung.

Setelah itu, tersangka membawa potongan jenazah korban di wilayah Puncak Bogor, Banyumas, dan Kebumen dengan cara membakarnya. Tersangka berhasil ditangkap polisi di Purwokerto. Hingga saat ini kasus tersebut masih dikembangkan petugas Polres Banyumas.


Editor : Kastolani Marzuki