Fakta Baru Kasus Mutilasi di Banyumas, Pelaku Kesal Korban Minta Dinikahi

Heri Susanto ยท Jumat, 12 Juli 2019 - 21:16 WIB
Fakta Baru Kasus Mutilasi di Banyumas, Pelaku Kesal Korban Minta Dinikahi

Tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi, Deni Priyanto ditangkap petugas Satreskrim Polres Banyumas. (Foto: iNews.id/Heri Susanto)

BANYUMAS, iNews.id – Kasus pembunuhan dengan mutilasi yang dilakukan Deni Priyanto terhadap KW (51) pegawai Kementerian Agama (Kemenag) di Bandung, Jawa Barat menggegerkan warga Banyumas. Kasus itu ternyata dipicu masalah asmara.

Pelaku terlebih dulu membunuh korban di kawasan Puncak, Bogor. Setelah itu, pelaku memutilasi, membuang dan membakar potongan-potongan tubuh korbannya menggunakan mobil Toyota Rush milik korban. Mobil itu kemudian dijual pelaku untuk menghilangkan jejak aksi kejinya.

Pelaku dan korban diketahui menjalin hubungan asmara terlarang. Padahal, kedua insan berlainan jenis itu sama-sama sudah berkeluarga.

Korban yang sudah punya satu anak dan bersuami ini minta pelaku segera menikahinya.

Lantaran didesak untuk menikahi korban, pelaku yang juga sudah berkeluarga dan memiliki tiga anak panik. “Lantaran kalut dengan masalah tersebut, pelaku nekat membunuh korban,” kata Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, Jumat (12/7/2019).

BACA JUGA: Pelaku Mutilasi Korban di Dalam Mobil sepanjang Perjalanan Bogor-Banyumas

Selain membunuh dan memutilasi korban, pelaku juga membawa kabur mobil korban untuk dijual. Saat transaksi jual beli kendaraan KW, pelaku ditangkap polisi di wilayah Purwokerto dan langsung digiring ke Mapolres Banyumas.

"Petugas menangkap DP di Purwokerto sekitar pukul 18.00 WIB (Kamis). Pelaku merupakan residivis kasus penculikan yang baru dua bulan keluar penjara," katanya.

Dia mengatakan, pelaku juga membuang dan membakar potongan tubuh korban di sejumlah lokasi. Polisi kemudian membawa pelaku untuk menunjukkan lokasi pembuangan tubuh korban di sejumlah titik. Namun di sana tidak ditemukan apa-apa.

"Karena pelaku membakar potongan tubuh korban dengan menggunakan ban. Polisi hanya menemukan tulang-tulang serta sisa-sisa pembakaran tubuh korban," ujar dia.

BACA JUGA:

Korban Mutilasi Banyumas Ternyata ASN Kemenag Bandung

Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi di Banyumas, Motifnya Masalah Asmara

Sebelumnya, warga Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, digegerkan dengan penemuan potongan kepala, tangan dan kaki manusia di selokan tepi Jalan Raya Banyumas-Banjarnegara, Selasa (9/7/2019).

Potongan itu ditemukan dalam kondisi terbakar sehingga tak dapat dikenali. Potongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi polisi ke rumah sakit.


Editor : Kastolani Marzuki