Gunung Slamet Terus Dilanda Gempa Tremor Hingga 300 Kali, Status Bisa Dinaikkan

Suryono ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 18:58 WIB
Gunung Slamet Terus Dilanda Gempa Tremor Hingga 300 Kali, Status Bisa Dinaikkan

Puncak Gunung Slamet terpantau cerah pada Sabtu (10/8/2019) pagi. Selama enam jam terakhir, gunung tersebut terus dilanda gempa tremor. (Foto: iNews.id/Suryono)

PEMALANG, iNews.idGempa tremor terus menerus melanda Gunung Slamet di perbatasan lima kabupaten di Jawa Tengah (Jateng).

Hal ini menandakan aktivitas gunung setinggi 3.432 meter di atas permukaan laut (mpdl) itu terus meningkat dan statusnya bisa dinaikkan.

Petugas pengamatan Gunung Slamet, Sukedi mengatakan, aktivitas tremor sejak pukul 00.00 - 06.00 WIB pada Sabtu (10/8/2019) tercatat 300 kali gempa dan embusan tremor. Amplitudo juga meningkat, dari 0,5-1.0 mm, kini sampai 0,5 - 2,0 mm.

"Dari pukul 00.00-06.00 WIB tadi pagi, ada 301 kali gempa tremor dan hembusan. Ini cenderung meningkat dibandingkan sebelumnya. Sebenarnya gempa tremor ini menerus sifatnya," kata Sukedi di Pos Pengamatan Gunung Slamet Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jateng, Sabtu (10/8/2019).

BACA JUGA: Status Waspada, Aktivitas Gunung Slamet Terpantau Semakin Tinggi

Menurut Sukedi, gempa tremor yang terus menerus itu mengindikasikan aktivitas Gunung Slamet terus meningkat dan sewaktu-waktu gunung yang berada di perbatasan lima kabupaten ini statusnya bisa dinaikkan. Meski demikian, dia meminta warga tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.

“Masyarakat tetap tenang, tidak usah panik dan tetap beraktivitas di ladang atau sawah seperti biasa. Hanya dilarang melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari puncak gunung. Petani dan warga masih boleh beraktivitas di lereng gunung, namun pendakian sementara ini ditutup," ujar Sukedi.

BACA JUGA:

Status Gunung Slamet Waspada dan Potensi Erupsi, Ini Rekomendasi PVMBG

Status Gunung Slamet Waspada, Jalur Pendakian Ditutup

Pantauan iNews, cuaca di puncak gunung terlihat cerah. Sehingga mudah diamati dari jarak sekitar lima kilometer dari pos pengamatan. Meski terjadi peningkatan aktivitas, status Gunung Slamet masih pada level II atau Waspada. Aktivitas masyarakat di Pemalang pun tampak berjalan normal.

Sebelumnya, PVMBG mengimbau para pendaki tidak melakukan aktivitas wisata maupun upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2019 di puncak Gunung Slamet yang kini dalam status Waspada.

 


Editor : Kastolani Marzuki