Harga Anjlok, Ganjar Perintahkan ASN di Jateng Borong Cabai Petani

Kristadi, Ahmad Antoni ยท Selasa, 15 Januari 2019 - 01:10 WIB
Harga Anjlok, Ganjar Perintahkan ASN di Jateng Borong Cabai Petani

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memborong cabai dari petani. (Foto: iNews.id/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id – Aksi petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang membuang cabai di jalan akibat anjloknya harga komoditas pertanian itu mendapat perhatian serius Pemprov Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengirimkan surat edaran kepada bupati/wali kota se-Jateng untuk ikut terlibat dalam menstabilkan harga cabai. Melalui surat edaran bernomor 520/0000579 tersebut, Ganjar meminta para kepala daerah memerintahkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) membeli cabai langsung dari petani.

Seperti diketahui, harga cabai merah kriting di tingkat petani Jawa Tengah anjlok pada musim panen tahun ini di angka Rp7.000-Rp9.000 per kilogram (kg). Padahal di pasaran, harga cabai mencapai Rp20.000 per kg. Peran para tengkulak membuat harga cabai di Jateng anjlok.

Mengantisipasi hal itu, Ganjar Pranowo melakukan gerakan memborong cabai sebanyak 10 ton dari petani dan mewajibkan ASN di lingkungan Pemprov Jateng untuk membeli cabai dari petani itu seharga Rp18.000 per kilogram.

"Dari informasi yang saya dapat, bahwa harga cabai akan terus mengalami fluktuasi hingga beberapa minggu ke depan. Padahal, saat ini panen cabai di tingkat petani baru 50 persen. Artinya masih ada 50 persen cabai yang siap panen dan harus diintervensi mengingat harganya di tingkat petani yang sangat rendah," kata Ganjar ditemui usai rapat koordinasi tentang perekonomian di ruang rapat Gubernur Jateng, Senin (14/1/2019).

BACA JUGA:

Harga Anjlok, Pemprov Jateng Borong 10 Ton Cabai dari Petani

Harga Anjlok, Petani di Demak Ramai-Ramai Buang Cabai di Jalan

Ganjar mengatakan, Pemprov Jateng sudah melakukan gerakan cepat dengan membeli cabai langsung dari petani sebanyak 10 ton dengan harga Rp18.000 per kg. Ganjar ingin gerakan tersebut juga dilakukan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Saya meminta agar kendalinya tidak terlalu jauh di provinsi, saya kirimkan surat edaran ke bupati/wali kota. Isinya memerintahkan mereka untuk menjaga sensitivitas harga cabai dengan cara memantau dan melakukan intervensi harga," katanya dikutip SINDOnews.

Untuk melakukan intervensi itu, Ganjar meminta bupati/wali kota mencontoh apa yang telah dilakukan Pemprov Jateng, yakni memerintahkan ASN memborong cabai langsung dari petani dengan harga Rp18.000 per kilogram.

Selain jangka pendek, kata Ganjar, pemprov juga akan terus mencari solusi jangka panjang agar kejadian harga anjlok saat panen tidak kembali terjadi. “Pemprov sudah membentuk tim untuk melakukan deteksi dari hulu sampai hilir guna menemukan titik kesenjangan permasalahan,” ucapnya.

Ganjar juga sudah meminta Bulog untuk secara komersial ikut bertindak. Bulog diminta proaktif dan melakukan operasi pasar dengan membeli cabai langsung dari petani.


Editor : Kastolani Marzuki