Hasil Autopsi Mayat Mutilasi di Banyumas: Korban Perempuan dan Mati Dicekik

Heri Susanto ยท Kamis, 11 Juli 2019 - 14:43 WIB
Hasil Autopsi Mayat Mutilasi di Banyumas: Korban Perempuan dan Mati Dicekik

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun saat memberi keterangan kasus mutilasi di RSUD Margono Soekarjo, Kamis (11/7/2019). (Foto: iNews/Heri Susanto)

BANYUMAS, iNews.id – Titik terang kasus penemuan mayat mutilasi dengan kondisi terbakar di selokan air perbatasan Banyumas-Banjarnegara, perlahan terkuak. Hasil autopsi telah keluar yang menunjukkan korban diduga perempuan ini dibunuh secara keji.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, hasil autopsi ini dikuatkan dengan temuan barang bukti berupa peralatan kosmetik di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, tim forensik juga telah mendiagnosa cara dan waktu kematian korban.

“Dari struktur tulangnya, mayat mutilasi ini berjenis kelamin perempuan. Diperkirakan usianya 25 tahun ke atas,” ujar Bambang di RSUD Margono Soekarjo, Kamis (11/7/2019).


BACA JUGA:

Identitas Potongan Kepala Hangus di Banyumas Masih Misterius, Polisi Sisir Hutan

Kantongi Identitas Pelaku Mutilasi di Banyumas, Kapolres: Tim Sudah Bergerak


Dia menjelaskan, waktu kematian korban berkisar tiga hari sebelum diautopsi. Korban diduga dicekik hingga lemas kemudian dihantam benda tumpul dan senjata tajam.

“Setalah meninggal korban dimutilasi. Untuk alatnya diduga menggunakan senjata tajam lain. Kami memang temukan pisau di TKP tapi ukurannya kecil dan tak cocok dengan bekas lukanya,” kata Kapolres.

Dokter Spesialis Forensik RSUD Margono Soekarjo Zainuri Hidayat menguatkan, jika korban meninggal akibat cekikan di leher.

“Lidahnya seperti tergigit. Itu biasanya disebabkan kejang karena ada tekanan (cekikan),” ucapnya.

Meski telah mengetahui jenis kelamin, penyebab kematian dan susunan gigi dan rahang, hingga saat ini identitas korban masih misterius. Untuk mengetahui DNA korban, polisi akan mengirimkan sampel tulang potongan organ tubuhnya ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

Diketahui, potongan kepala dan tangan dengan kondisi hangus terbakar ditemukan warga dalam selokan yang ada kawasa hutan Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (10/7/2019). Korban sudah tak dapat dikenali karena dalam keadaan terbakar.


Editor : Donald Karouw