Ini Nama 7 Korban Tewas Tabrakan Bus Wisata dan Panther di Boyolali

Tata Rahmanta ยท Minggu, 14 Oktober 2018 - 00:03 WIB
Ini Nama 7 Korban Tewas Tabrakan Bus Wisata dan Panther di Boyolali

Petugas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut antara bus pariwisata dan minibus Isuzu Panther di Kelurahan Mojongo Kabupaten Boyolali, Sabtu (13/10/2018). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BOYOLALI, iNews.id – Kecelakaan maut antara bus pariwisata Mata Trans dan mobil Isuzu Panther di jalur utama Solo-Semarang, tepatnya di pertigaan WIKA Dukuh Pimah, Kelurahan Mojongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (13/10/2018), menewaskan tujuh orang. Selain itu, dua korban lain kritis karena mengalami luka parah.

Adapun nama ketujuh korban tewas, yakni Arini (51) dan Dwi Bagus (26). Keduanya warga Larangan, Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Kemudian Yasinta (25), warga Dukuh Jetaksari, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali. Selanjutnya, Slameto (52), Nia (20), Sikam (70), dan Atmorejo (75).

Seluruh korban tewas merupakan penumpang mobil Isuzu Panther. Ketujuh korban tewas di lokasi kejadian dalam kondisi terjepit bodi mobil. Sementara dua korban lain mengalami luka-luka dan kondisinya kritis, yakni Trio Cahyo Sudarsono dan Trio Margo Sudarsono (17).

Seluruh korban sudah dievakuasi ke RSU Pandan Arang Boyolali. Ketujuh jenazah korban kecelakaan masih disemayamkan di kamar mayat RSUD Pandan Arang Boyolali.


BACA JUGA: 7 Tewas dalam Tabrakan Bus Pariwisata dan Mobil Panther di Boyolali


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakan maut antara bus pariwisata bernomor polisi AD 1417 DH dengan Isuzu Panther bernomor polisi AD 8447 KS tersebut, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan, kecelakaan berawal saat sebuah bus pariwisata tanpa penumpang melaju kencang dari arah barat atau Semarang. Setibanya di pertigaan WIKA, bus mendadak menghindar karena ada sebuah kendaraan tidak dikenal di depannya hendak berbelok ke kanan untuk putar balik.

“Bus pariwisata yang dikemudikan oleh Arif Hartanto (46), warga Belang Kulon, Jonggrangan, Klaten Utara, Kabupaten Klaten tersebut, sempat oleng dan lepas kendali. Bus kemudian melompati median jalan dan masuk jalur dari arah berlawanan,” papar Kapolres.

Di saat bersamaan, dari arah Solo melaju mobil Isuzu Panther yang dikemudikan oleh Dwi Bagus Windarto (26). Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Bus menabrak mobil Panther dengan sembilan penumpang. Mobil Panther itu terseret ke pekarangan rumah warga di sisi selatan jalan serta menghantam tiang beton baliho PT WIKA.

Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer mengatakan, evakuasi korban dilakukan petugas kepolisian dibantu warga. Kondisi minibus jenis Isuzu Panther bernopol AD 8447 KS tampak ringsek karena terseret sejauh 10 meter setelah bertabrakan dengan bus. Sementara bus juga terguling. “Kami masih melaksanakan olah TKP. Sementara pengemudi bus Mata Trans sudah kami amankan,” kata Febriyani Aer.

Ketujuh jenazah korban kecelakaan masih disemayamkan di kamar mayat RSUD Pandan Arang Boyolali. Sementara itu, Sabtu malam, sejumlah keluarga mulai datang untuk melihat kondisi para korban.


Editor : Maria Christina