Jatuh ke Sawah, Pencuri HP di Pekalongan Tertangkap Warga

Suryono ยท Kamis, 21 Maret 2019 - 16:21 WIB
Jatuh ke Sawah, Pencuri HP di Pekalongan Tertangkap Warga

Pelaku jambret HP di lapangan Bebekan Pekalongan. (Foto: iNews/Suryono).

PEKALONGAN, iNews.id - Polisi mengamankan dua pelaku pencurian di Lapangan Bebekan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Aksi mereka berhasil digagalkan korban setelah motor yang dikendarai para pelaku terjatuh ke sawah.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom mengatakan, kedua pelaku ini ditangkap dan diamankan korbannya sendiri. Mereka yakni Rozikin alias Acong (30) dan Anggit alias Badul (28).

Kronologinya, kata dia, bermula ketika korban bernama Saiful Hadi (18), warga Desa Purworejo, Kecamatan Sragi, sedang nongkrong bersama teman-temannya di Lapangan Bebekan, Kedungwuni. Sekitar pukul 23.00 WIB, kedua pelaku tiba, mendekati korban.

BACA JUGA: Pencurian Rp505 Juta, Kapolres Pastikan Foto Pelaku di Medsos Hoaks

"Pelaku Acong turun dari motor, lalu mendekati korban sambil berpura-pura menelepon atasannya. Sedangkan Badul masih di atas motor," kata Akrom di Mapolres Pekalongan, Jateng, Kamis (21/3/2019).

Layaknya seorang anggota polisi yang sedang razia, tiba-tiba saja Acong meminta korbannya menyerahkan kunci kontak sepeda motor. Karena korban menolak, dia pun tiba-tiba saja merampas ponsel korban dan lari ke arah Anggit yang berada di motor.

Kedua pelaku pergi mengendarai motor dengan kecepatan tinggi menuju ke arah utara, Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni. Korban pun spontan bersama teman-temannya mengejar pelaku.

BACA JUGA: Penjambret di Pekalongan Rampas Ponsel di Motor hingga Korban Terjatuh

"Saat kejar-kejaran, pelaku yang masuk ke perkampungan. Tiba-tiba motornya jatuh ke sawah," ujarnya.

Korban yang mendapati para pelaku mengalami kecelakaan, langsung meminta bantuan warga menangkap keduanya. Mereka pun melapor ke polisi atas dugaan pencurian tersebut.

Anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwuni langsung mengamankan Acong dan Badul. Kini mereka harus mendekam di ruang tahanan polsek dan menjalani proses hukum.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal