Kakek di Pekalongan Bersimbah Darah Penuh Luka Tusuk di Teras Rumah

Suryono ยท Kamis, 08 Februari 2018 - 07:52 WIB
Kakek di Pekalongan Bersimbah Darah Penuh Luka Tusuk di Teras Rumah

Rumah korban yang menjadi TKP penganiayaan hingga pembunuhan dipasangi garis polisi. (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id – Seorang kakek  yang diketahui bernama Sutomo (84), warga Jalan Karet, Perumahan Binagriya Medono, Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) sekarat di teras rumahnya, Rabu (7/2/2018) malam. Tetangga menemukan korban dalam kondisi bersimbah darah dan penuh luka di sekujur tubuhnya.

Melihat kondisi korban yang penuh luka, warga berupaya melakukan pertolongan dengan langsung melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan Pekalongan, untuk mendapat pertolongan. Sutomo langsung menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh sejumlah tim medis rumah sakit. Namun  sayangnya, nyawa Sutomo sudah tak tertolong akibat luka tusukan di tubuh dan kepala korban.

“Kami tidak tahu kejadiannya, warga tahu-tahu mendapati Mbah Sutomo sudah terkapar di teras rumah dengan sejumlah luka . Warga kemudian membawa korban ke rumah sakit namun sudah tak tertolong,” kata tetangga korban, Dian Purnama.

Petugas Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota yang mendapat informasi, langsung mendatangi RSUD Bendan Pekalongan untuk menyelidiki kasus dugaan pembunuhan tersebut. Petugas juga mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Saat ini di rumah korban telah dipasangkan garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

“Kami masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan ini. Sejumlah saksi telah kami mintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan. Jenazah korban juga akan kami autopsi untuk mengetahui penyebab kematian,” ujar Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu.

Namun niat petugas untuk mengautopsi korban sempat dihalangi pihak keluarga, yang meminta agar jenazah Sutomo segera dipulangkan agar secepatnya bisa dimakamkan. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih mendalami kasus dugaan pembunuhan yang menyebabkan Sutomo meninggal dunia dengan akibat aniaya benda tumpul dan senjata tajam (sajam).


Editor : Donald Karouw