Kasus Mayat Dalam Karung, Keluarga Mengira Korban Bekerja ke Jakarta

Yunibar ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Kasus Mayat Dalam Karung, Keluarga Mengira Korban Bekerja ke Jakarta

Proses evakuasi mayat dalam karung di Tegal. (Foto: iNews/Yunibar).

TEGAL, iNews.id - Keluarga korban dari mayat yang ditemukan di dalam karung berharap lima tersangka pembunuh anaknya dihukum mati. Mereka tak menyangka anaknya yang disangka bekerja di Jakarta malah tewas mengenaskan.

Ayah korban, Imam Maliki mengatakan, anaknya Nurhikmah (16) memang dekat dengan para pelaku yang merupakan teman-teman SD-nya. Dia sama sekali tak menaruh curiga dengan kelima tersangka, karena korban dan para pelaku sudah akrab sejak lama.

"Saya sempat berpikir Nurhikmah pergi ke Jakarta bersama teman-temannya untuk bekerja di sana," kata Maliki kepada wartawan di rumahnya, Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (14/8/2019).

BACA JUGA: Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal Terungkap, Begini Kronologinya

Dia mengatakan, anaknya meninggalkan rumah bersama teman-temannya pada April lalu. Namun tiga bulan kemudian, dia mendapat kabar kalau anaknya sudah tewas dalam kondisi mengenaskan, dibunuh teman-teman dekatnya.

Korban Nurhikmah sendiri, kata dia, hanya lulusan SMP. Almarhumah tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya karena keterbatasan ekonomi keluarga. Setelah itu, dia tampak lebih sering berbaur dengan bekas teman-teman SD-nya.

"Dia sering pergi menginap di rumah teman-temannya itu. Jadi memang saya tidak menaruh curiga ke mereka," ujar Maliki.

BACA JUGA: Hilang 5 Bulan, Gadis di Tegal Ini Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak Diduga Dibunuh

Ayah korban berharap para pelaku mendapat sanksi setimpal, yakni hukuman mati. Selain telah menghilangkan nyawa anaknya, mereka juga telah menyembunyikan jasad korban di dalam karung, lalu dibiarkan membusuk hingga tulang belulang.

Hingga kini polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan mayat dalam karung tersebut. Tersangka masih diperiksa polisi untuk mengungkap motif pembunuhan sadis yang dilakukan para remaja di Tegal itu.

Polisi telah mengamankan lima pelaku, masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. Mereka tidak lain teman dekat korban Nukhikmah (16).


Editor : Andi Mohammad Ikhbal