Kawanan Begal Sadis di Kendal Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Dilumpuhkan

Eddie Prayitno ยท Senin, 14 Januari 2019 - 19:50 WIB
Kawanan Begal Sadis di Kendal Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Dilumpuhkan

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita saat gelar perkara penangkapan kawanan begal sadis di Mapolres. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Kawanan begal sadistis yang kerap beraksi di sejumlah lokasi berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Kendal, Jawa Tengah, Senin (14/1/2019).

Kawanan begal ini tidak segan-segan melukai korban dengan senjata tajam jika berani melawan. Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas karena mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap. Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan empat sepeda motor dan telepon genggam hasil rampasan.

Satu pelaku begal yang terpaksa dilumpuhkan yakni, Rifqi Choirul Hamam alias Cemo. Pelaku ini ditembak petugas di bagian kaki karena mencoba melawan saat hendak ditangkap. Cemo pun harus menggunakan kursi roda karena sulit berjalan. Sementara dua pelaku lainnya yakni, Muhamad Ali dan Andik Kurniawan diamankan di lokasi terpisah.

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita menjelaskan, aksi kawanan begal ini termasuk sadis karena tidak segan-segan melukai korbanya dengan senjata tajam jenis samurai dan pisau bergerigi.

Modus yang dilakukan kawanan begal ini menghadang korban di lokasi sepi. Korban yang mengendarai sepeda motor dihadang dan pelaku meminta barang berharga.

Tersangka merupakan residivis yang sudah keluar masuk penjara dengan modus kejahatan yang sama. “Dari aksi kawanan begal ini, kami mengamankan empat sepeda motor dan telepon genggam serta senjata tajam yang digunakan tersangka,” katanya.

BACA JUGA:

Komplotan Begal Sadis Gengster Jakarta Ditangkap Polres Bekasi

Rampas Motor dengan Celurit, 4 Pelaku Begal di Kendal Ditangkap Polisi

Komplotan Begal Mojokerto Tertangkap, Pelaku Utamanya Suami Istri

Menurut Kapolres, kawanan begal tersebut kini ditahan di Mapolres Kendal dan bakal dijerat dengan Pasal 365 KUHP ancaman penjara 12 tahun. Kapolres berpesan agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati jika melintas di jalan yang sepi.

Tersangka Cemo mengaku sudah tiga kali melakukan aksi kejahatannya. Dia mengaku sejumlah korbannya sempat disabet senjata tajam karena mencoba melawan. “Korban lainnya memilih kabur meninggalkan sepeda motor karena takut diancam dengan senjata tajam,” tandasnya.


Editor : Kastolani Marzuki