Kecewa Timnya Bermain Imbang, Suporter Persik Kendal Bikin Ulah

Eddie Prayitno ยท Rabu, 03 Oktober 2018 - 23:30 WIB
Kecewa Timnya Bermain Imbang, Suporter Persik Kendal Bikin Ulah

Pendukung Persik Kendal mencoba masuk ke lapangan saat timnya ditahan imbang PSIR Rembang. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

KENDAL, iNews.id - Persik Kendal terancam degradasi dari Liga 2 setalah hanya meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu PSIR Rembang di Stadion Kebondalem, Rabu (3/10/2018) sore. Hasil imbang ini membuat suporter Persik Kendal kecewa. Mereka pun membuat ulah dengan masuk ke lapangan.

Begitu wasit menipu peluit panjang, sejumlah pendukung tim berjuluk Laskar Bahurekso ini masuk ke lapangan. Namun kesigapan petugas berhasil menghalau suporter masuk untuk berulah. Namun tidak berhenti sampai di tengah lapangan, aksi tidak terpuji pendukung Persik Kendal terjadi di depan pintu masuk.

Dengan berteriak dan memaki tim kebanggaan Kendal ini, polisi bertindak tegas. Dua pendukung Persik Kendal yang diduga menjadi provokator dan mengkonsumsi minuman keras diamankan. 

Kaporles Kendal AKBP Adi Wijaya mengatakan, keduanya diamankan karena bisa memprovokasi yang lainnya untuk bertindak anarkistis. 

Laga antara dua tim jateng yang berada di zona merah itu berlangsung sengit. PSIR Rembang tampil menyerang di menit-menit awal babak pertama. Gol pun tercpita dari tim Dampo Awang pada menit 41. Gol tim tamu diciptakan Koko Hartanto. Persik Kendal pun harus ketinggalan pada babak pertama.

Memasuki babak kedua pun, Persik Kendal mulai bermain terbuka. Serangan-serangan yang dibangun oleh Laskar Bahurekso mampu membuat pemain PSIR Rembang kewalahan.

Hasilnya, pada menit ke 79, Pemain PSIR Rembang Adit Wafa mendapatkan kartu kuning yang kedua kalinya. Ganjaran itu didapat karena sengaja menghadangi pemain Persik Kendal saat melakukan sepak pojok. Adit pun harus keluar lapangan karena mendapat akumulasi kartu kuning.

Bermain dengan 10 pemain berdampak terhadap skuat tim Dampo Wwang. Terbukti, di pengujung babak kedua, PSIR Rembang harus kebobolan. Gol tuan rumah yang tercipta pada menit ke-88, dilesakan Achmad Ardiansyah.

Pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento menuturkan, kartu kuning yang diterima Adit Wafa dinilai tidak perlu. Pasalnya hal itu dapat membuat sulit komposisi timnya. "Seharusnya dapat diminta untuk mundur tidak perlu dikartu," ujarnya.

Asisten Pelatih Persik Kendal, Basri mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang tersebut. "Sudah banyak peluang yang tercipta, 90 persensudah sempurna kesempatan itu namun oleh tim kami gagal dimanfaatkan," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki