Keluarga Nurkhikmah Korban Pembunuhan di Tegal Minta 5 Pelaku Dihukum Mati

Yunibar ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 15:14 WIB
Keluarga Nurkhikmah Korban Pembunuhan di Tegal Minta 5 Pelaku Dihukum Mati

Petugas Polres Tegal saat mengevakuasi mayat dalam karung dari sebuah bangunan bekas bengkel las di Desa Cerih, Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jateng. (Foto: iNews.id/Yunibar SP)

SLAWI, iNews.id - Duka mendalam dirasakan Imam Maliki dan keluarganya setelah kehilangan putri tercintanya, Nukhikmah (16) yang dibunuh dengan keji oleh kelima temannya.

Mereka meminta polisi untuk menghukum mati kelima pelaku yang telah tega menghabisi nyawa putrinya.

"Saya berharap para pelaku mendapat sanksi setimpal, yakni hukuman mati. Selain telah menghilangkan nyawa anak saya, mereka juga telah menyembunyikan jasad anak saya di dalam karung, lalu dibiarkan membusuk hingga tulang belulang," katanya ditemui di rumah duka Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (14/8/2019).

Imam mengaku tak menyangka anaknya yang disangka bekerja di Jakarta malah tewas mengenaskan.

Dia menuturkan, almarhumah Nurhikmah memang dekat dengan para pelaku yang merupakan teman-teman SD-nya.

Karena itu, Imam sama sekali tak menaruh curiga dengan kelima tersangka, karena korban dan para pelaku sudah akrab sejak lama.

"Saya sempat berpikir Nurkhikmah pergi ke Jakarta bersama teman-temannya untuk bekerja di sana," kata Maliki.

BACA JUGA:

Keluarga Tersangka Tak Menyangka Anaknya Pembunuh Gadis Dalam Karung di Tegal

Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal Terungkap, Begini Kronologinya

Dia mengatakan, anaknya meninggalkan rumah bersama teman-temannya pada April lalu. Namun tiga bulan kemudian, dia mendapat kabar kalau anaknya sudah tewas dalam kondisi mengenaskan, dibunuh teman-teman dekatnya.

Menurut Imam, Nurkhikmah hanya lulusan SMP. Almarhumah tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya karena keterbatasan ekonomi keluarga. Setelah itu, dia tampak lebih sering berbaur dengan bekas teman-teman SD-nya.

"Dia sering pergi menginap di rumah teman-temannya itu. Jadi memang saya tidak menaruh curiga ke mereka," ujar Maliki.

Hingga kini, Polres Tegal terus mendalami kasus pembunuhan mayat dalam karung tersebut. Kelima tersangka masih diperiksa polisi untuk mengungkap motif pembunuhan sadistis itu.

Kelima pelaku sudah ditahan di Mapolres Tegal. Mereka masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. Mereka tidak lain teman dekat korban Nukhikmah (16).


Editor : Kastolani Marzuki