Kematian Caleg Petahana Golkar Sragen Terungkap, Korban Tewas Diracun

Bramantyo, Okezone ยท Kamis, 25 April 2019 - 09:09 WIB
Kematian Caleg Petahana Golkar Sragen Terungkap, Korban Tewas Diracun

Keluarga dan kerabat saat menyalatkan jenazah Sugimin, caleg petahana dari Partai Golkar Sragen yang ditemukan meninggal di Wonogiri. (Foto: iNews/Joko Piroso)

WONOGIRI, iNews.id – Kasus kematian Sugimini (52), caleg petahana dari Partai Golkar di Kabupaten Srgagen, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Korban yang ditemukan tergeletak dalam kondisi tak berdaya di depan emperan ruko dekat SMPN 2 Wonogiri, Senin (15/4/2019) malam, ternyata korban pembunuhan.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Polres Wonogiri mengungkap tabir gelap kasus tersebut. Polisi menangkap pelaku berinisial N yang diduga telah merencanakan pembunuhan terhadap korban Sugimin.

N bukan orang sembarangan. Dia seorang dosen aktif di salah satu perguruan tinggi di Kediri, Jawa Timur, yang saat ini sedang mengejar gelar doktoral (S3).

BACA JUGA: Caleg Petahana Partai Golkar Sragen Ditemukan Tewas di Wonogiri

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengembangan, dugaan pelaku pembunuhan mengarah kepada N.

Ide untuk menghabisi Sugimin muncul saat korban mengeluh diare. Dari situlah N memberikan kapsul diare yang isinya sudah diganti dengan racun.

"Tanpa rasa curiga, korban pun langsung meminumnya. Bukannya sembuh, korban justru merasakan sakit," ujar Aditia, Rabu (24/4/2019).

Melihat korban mengeluhkan sakit, pelaku rupanya merasa tak tega dan langsung membawanya ke rumah sakit. Namun niat N untuk menghabisi korban rupanya tak berhenti. Selang beberapa waktu kemudian, N kembali memberikan kapsul berisi racun tikus kepada Sugimin.

Korban lagi-lagi mengeluhkan sakit. Dan sekali lagi, karena merasa tak tega, N kembali membawanya e RS dr Oen Solo Baru.

Setelah diizinkan keluar dari rumah sakit usai menjalani perawatan, N sekali lagi memberi kapsul berisi racun tikus kepada Sugimin untuk ketiga kalinya.

BACA JUGA: Duka Selimuti Keluarga Caleg Petahana yang Ditemukan Tewas di Wonogiri

"Tapi yang ketiga ini, pelaku tak langsung membawa korban ke rumah sakit. Tapi justru membawa korban berkeliling dulu naik taksi online," ujarnya.

Dalam perjalanan itulah korban sekarat dan tak sadarkan diri. Melihat kondisi korban, pelaku merasa panik luar biasa. Karena kepanikannya itu, pelaku pun menghubungi seorang rekannya.

Saat itu, N meminta rekannya menjemput korban di suatu tempat, lalu membawa korban ke RSUD dr Soediran Mangun Sumarso. Kepada rekannya, N meminta jika ditanya petugas IGD agar menyampaikan jika mereka menemukan korban dalam keadaan sakit di utara SMPN 1 Wonogiri.

Namun, setelah diperiksa dokter saat tiba di rumah sakit, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Diketahui, korban merupakan warga Karangnongko RT 10 RW 03, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nurlela dan dua anak Deni Gian Kurniawan dan Tasya.

Almarhum yang merupakan kader Partai Golkar saat ini duduk di kursi DPRD Sragen. Dia kembali maju dalam Pileg 2019, namun ditemukan meninggal dua hari jelang pencoblosan.


Editor : Donald Karouw