Kondisi 2 Korban Penyiraman Air Keras Mulai Membaik, Pelaku Masih Buron

Suryono ยท Rabu, 19 Juni 2019 - 19:30 WIB
Kondisi 2 Korban Penyiraman Air Keras Mulai Membaik, Pelaku Masih Buron

Kondisi korban penyiraman air keras oleh suaminya mulai berangsur-angsur membaik dan masih dirawat di RSUD Kraton, Pekalongan. (Foto: iNews.id/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id – Dua korban penyiraman air keras, Khoyimah (40) dan putrinya, Ika Puji Rahayu (23) warga Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kondisinya mulai membaik.

Kedua korban hingga kini masih dirawat intensif di RSUD Kraton, Kota Pekalongan. Kedua korban sudah dipindahkan ke ruang perawatan setelah dirawat di instalasi gawat darurat (IGD). Mereka juga sudah bisa diajak berkomunikasi. Namun, masih terlihat perban membungkus tangan kaki juga wajah mereka.

Ibu dan anak itu disiram air keras oleh orang terdekatnya karena menolak digugat cerai. Tersangka yang diketahui bernama Ruslan, menantu sekaligus suami korban Ika hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Korban penyiraman air keras, Ika Puji Rahayu mengaku sudah lama pisah rumah dengan suaminya karena sering mendapat perlakuan kasar. Dia kemudian mengajukan gugatan cerai karena tidak kuat dengan tabiat dan perangai buruk suaminya.

Namun, gugatan tersebut membuat sang suami kalap dan nekat menganiaya dirinya dan ibunya. Ika mengaku, sebelum kejadian sudah sering diancam akan dibunuh juga diancam disiram air keras.

“Karena sudah tak sanggup menghadapi tabiat buruk suami, saya gugat cerai. Tapi, suami saya marah lalu tiba- tiba datang ke rumah orang tua saya dan menyiram air keras. Saat itu, saya dan ibu sedang duduk di teras rumah,” katanya, Rabu (19/6/2019).

BACA JUGA:

Sakit Hati Digugat Cerai, Suami Siram Air Keras ke Istri dan Ibu di Pekalongan

Cerita Ayah Korban Penyiraman Air Keras, Pelaku Suka Marah dan Ancam Bunuh Istri

Ika menuturkan, suaminya kerap berjudi dan poya-poya menggunakan uang hasil kerja kerasnya selama bekerja jadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. “Saya pernah jadi TKI di Arab, namun uang dari bekerja beberapa tahun ternyata habis untuk judi, juga poya-poya suami,” katanya.

Kapolsek Tirto, AKP Pramono mengatakan, jajarannya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pekalongan untuk mengejar pelaku yang melarikan diri seusai melakukan aksi jahatnya. “Doakan saja, semoga pelaku bisa cepat tertangkap. Kalau identitasnya sudah kita kantongi,” katanya.

Diketahui, dua orang yang terdiri atas ibu dan anak di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah luka parah akibat disiram cairan kimia diduga air keras, Selasa (18/6/2019). 

Kedua korban yakni, Khoyimah (40) dan Ika Puji Rahayu (23) warga Desa Silirejo RT3/RW1, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Kondisi korban sangat memprihatinkan dengan luka di bagian wajah, tangan kaki, dan badan. Baju yang dipakai korban juga langsung hancur terkena cairan kimia air keras itu. 


Editor : Kastolani Marzuki