Kora-kora Jatuh di Pasar Malam Tewaskan 1 Orang, Operator Wahana Jadi Tersangka

Suryono ยท Rabu, 24 Juli 2019 - 13:23 WIB
Kora-kora Jatuh di Pasar Malam Tewaskan 1 Orang, Operator Wahana Jadi Tersangka

Polisi menunjukkan barang bukti wahana kora-kora yang jatuh dan membuat satu orang tewas di Mapolres Pekalongan, Rabu (24/7/2019). (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id – Polres Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) masih menyelidiki kasus jatuhnya kora-kora di pasar malam Desa Jajar Wayang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Selasa malam (23/7/2019). Polisi telah menetapkan operator wahana sebagai tersangka kejadian yang menewaskan satu tewas dan tiga temannya luka-luka.

“Kami telah menetapkan satu orang tersangka atas nama Bany Mahardika (21), warga Ulujami, Pemalang. Tersangka hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Pekalongan,” kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Hery Heriyanto, Rabu (24/7/2019).

Hery Heriyanto mengatakan, insiden yang membuat lima orang jatuh karena ayunan kora-kora diduga terlalu cepat. Akibatnya, besi ujung patah. Lima penumpang langsung jatuh, satu di antaranya meninggal dunia dan tiga luka-luka.

“Dari pemeriksaan sementara, penyebab kejadian karena ayunan kora-kora diduga terlalu cepat. Besi ujung patah, lalu lima penumpang jatuh. Satu meninggal dan tiga luka-luka,” kata Hery.


BACA JUGA: Jatuh dari Kora-Kora di Pasar Malam Pekalongan, 1 Tewas dan 3 Orang Luka-luka


Sementara tersangka Bany Mahardika mengatakan, saat itu hanya ada penumpang. Dia sudah memeriksa kondisi wahana tersebut dan tidak ada masalah. Kecepatan juga biasa saja. “Tapi, tiba-tiba ujung kora-kora patah dan kelima penumpang jatuh,” kata Bany.

Jenazah korban yang meninggal dalam insiden itu, Taufik Mailano (15), warga Kecamatan Bojong, telah dimakamkan. Isak tangis keluarga mewarnai pemakaman di Desa Bojong Lor.

Sementara itu, lokasi kejadian hingga kini masih terus didatangi warga yang penasaran dengan insiden itu. Polisi telah memasang garis polisi di di sekeliling wahana kora-kora. Terlihat bekas patahan di ujung besi wahana permainan yang memacu arenalin itu.


Editor : Maria Christina