Korban Gempa di Pekalongan Dimakamkan Siang Ini

Suryono ยท Sabtu, 16 Desember 2017 - 09:39 WIB
Korban Gempa di Pekalongan Dimakamkan Siang Ini

Rumah korban gempa bumi di Pekalongan, Jawa Tengah yang rusak parah akibat guncangan Jumat (15/12/2017) malam. (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Suasana duka menyelimuti keluarga korban tewas, akibat gempa yang terjadi di perairan selatan Jawa tadi malam. Jenazah saat ini sudah berada rumah duka dan siang nanti akan dimakamkan di Sapuro, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (16/12/2017).  

Jenazah Nenek Aminah (80), warga Gang 1 A Kelurahan Sugihwarsa , Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu pagi sudah dibawa dari Rumah Sakit Umum Derah (RSUD) Bendan ke rumah duka. Puluhan warga nampak melayat dan mempersiapkan pemakaman korban yang akan diselenggarakan siang ini.

Kondisi rumah Nenek Aminah masih rusak parah. Akibatnya, jenazah pun harus diletakan di ruang depan bagian yang tidak runtuh. Sementara itu, lokasi runtuhnya atap dan tembok diberi pagar pembatas agar tidak dimasuki orang, karena membahayakan.

Bartinah, keponakan korban, menyebutkan, saat itu korban sedang tidur di kamar sendirian. Tiba- tiba gempa terjadi cukup besar. “Tembok kamar dan atap rumah yang ada di bagian belakang ambruk, menimpa korban,” ucapnya.

Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya menolong. Namun nahas, korban meninggal di lokasi kejadian. Saat ditemukan korban masih tertimpa batu bata dan kayu yang runtuh, dengan kondisi luka di bagian kepala dan dada.

Pada saat kejadian, di dalam rumah tersebut ada empat orang dewasa, dan satu anak kecil. Selain Nenek Aminah yang meninggal dunia, tiga orang lainnya luka ringan. Sebagian anggota keluarga tersebut untuk sementara mengungsi di rumah tetangga, karena rumahnya yang rusak parah.

Sementara itu dilaporkan, kerusakan juga terjadi di sejumlah lokasi. Tercatat lima unit rumah warga rusak parah diguncang gempa. Adapun rinciannya yakni, dua rumah di Sugihwarga, Kecamatan Pekalongan Timur, satu rumah di Krapayak Lor, Pekalongan Utara, satu rumah di Sokorejo, Pekalongan Selatan, dan satu rumah di Desa Pucung Kecamatan Tirto.

“Semalam saat tidur, kami terbangun dan dikagetkan dikagetkan dengan gempa ini. Beruntung, warga banyak yang berhasil menyelamatkan diri sehingga terhindar dari kejadian fatal,” ucap Ismail, salah seorang warga korban gempa di Pekalongan.
 
Korban gempa yang rumahnya rusak parah, saat ini masih berupaya memperbaiki rumah mereka dengan dibantu tetangga. Sebagian rumah yang temboknya nyaris ambrol dipasangi kayu penyangga sementara.


Editor : Himas Puspito Putra