Kronologi Pembunuhan Perempuan Tanpa Busana dalam Warung Kopi di Pemalang

Suryono ยท Senin, 11 November 2019 - 20:04 WIB
Kronologi Pembunuhan Perempuan Tanpa Busana dalam Warung Kopi di Pemalang

Erwandi (56), pelaku pembunuhan perempuan penjaga warung kopi di Pemalang. (Foto: iNews/Suryono)

PEMALANG, iNews.idPolres Pemalang mengungkap kasus penemuan mayat perempuan dalam kondisi telanjang di sebuah warung kopi, Desa Wanarejan Utara, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng). Korban tewas dibunuh dengan cara ditusuk menggunakan gunting pada bagian leher belakang dan hantaman benda tumpul.

Informasi yang dirangkum iNews, kronologi pembunuhan berawal saat pelaku Erwandi (56) datang minum kopi di warung milik korban Rini Tumarni (45) pada Rabu (6/11/2019). Saat itu, pelaku diajak korban untuk ngamar di belakang warung kopinya. Pelaku menerima tawaran dan mereka pun berhubungan badan.

Seusai berhubungan intim, korban meminta uang Rp200.000 sebagai harga yang harus pelaku bayar. Pelaku mengaku tak memegang uang sebanyak itu, dia hanya memiliki Rp50.000 yang kemudian ditolak korban. Saat itu, mereka pun cekcok hingga terlibat pergumulan.

BACA JUGA: Wanita Pelayan Warung Makan di Pemalang Tewas Telanjang Penuh Luka Tusuk

“Saya ditusuk gunting dan kena di jari sampai berdarah. Saya rebut gunting itu dan menusuknya satu kali di belakang leher,” ujar Erwandi, pelaku pembunuhan di Mapolres Pemalang, Senin (11/11/2019).

Setelah korban tewas, pelaku kemudian kabur ke Pekalongan menemui istri siri dan anaknya. Keduanya diduga ikut berperan karena sang istri membantu membuang pakaian milik korban. Sementara anaknya diminta menjual ponsel milik korban. Kemudian pelaku pergi ke Jakarta.

Polres Pemalang yang menerima informasi penemuan mayat kemudian melakukan penyelidikan. Hasil pemeriksaan mengarah ke Pekalongan dan mengamankan istri dan anak pelaku pada Jumat (8/11/2019).

BACA JUGA: Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Pemalang

Sehari kemudian, tim bergerak ke Jakarta untuk memburu pelaku yang telah diketahui keberadaannya. Hingga akhirnya Erwandi ditangkap di Terminal Pasar Senen Jakarta, pada Minggu (10/11/2019). Hari itu juga, pelaku dibawa ke Pemalang untuk menjalani proses hukum.

“Motifnya masih kami selidiki. Pengakuan pelaku kejadian ini berawal karena cekcok harga usai mereka berhubungan intim. Namun masih akan kami dalami, termasuk juga peran istri dan anak pelaku,” kata Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan, Senin (11/11/2019).


Editor : Donald Karouw