Longsor Landa Banyumanik Semarang, 1 Orang Hilang Terbawa Arus Sungai

Antara ยท Senin, 11 Februari 2019 - 21:38 WIB
Longsor Landa Banyumanik Semarang, 1 Orang Hilang Terbawa Arus Sungai

Longsor menggerus rumah warga di Kota Mando, Sulut. (Foto: Dok.iNews.id)

SEMARANG, iNews.id - Satu orang dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor yang menggerus bantaran Sungai Sendang Pring di Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/2/2019).

Kepala Basarnas Jawa Tengah Aris Sofingi mengatakan, korban diketahui bernama Sri Murtini warga Villa P4A Blok D, Kelurahan Pudakpayung, Banyumanik. "Arus menggerus bantaran sungai hingga bangunan yang ada di atasnya ikut longsor," katanya.

Menurut dia, korban diduga tertimpa longsoran atau hanyut terbawa arus sungai. Dari pencarian di sepanjang arus sungai sejauh 3 kilometer, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian yang dilakukan tim gabungan difokuskan pada longsoran yang diduga terjadi akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir. "Pencarian difokuskan pada titik longsor dengan menggunakan alat penyemprot air," katanya.

Hingga Senin petang, kata dia, korban belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (12/2/2019) pagi.

BACA JUGA:

Tebing Longsor Timpa Rumah Warga di Semarang, Seorang Balita Tewas

Tebing Longsor Tutup Jalur Kendal-Batang, Warga Harus Putar Arah

Sebelumnya, tebing longsor terjadi di Dusun Tumpang Satu, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (7/2/2019) malam. Dalam peristiwa itu merenggut satu korban jiwa.

Pantauan iNews di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) longsor, tampak bagian rumah milik korban bernama Destiana (22) rusak tertimbun material longsoran tebing dan lumpur. Bencana itu datang saat kedua korban yakni ibu dan anak balitanya sedang terlelap dalam kamar.


Editor : Kastolani Marzuki