Mayat Perempuan Dalam Karung di Pinggir Sungai Gegerkan Warga Pekalongan

Suryono ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 22:12 WIB
Mayat Perempuan Dalam Karung di Pinggir Sungai Gegerkan Warga Pekalongan

Petugas Polres Pekalongan mengevakuasi jasad perempuan dalam karung yang ditemukan di pinggir Sungai Sragi. (Foto: iNews.id/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Warga Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah digegerkan penemuan mayat perempuan dalam karung di pinggir Sungai Sragi, Rabu (16/10/2019).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Konting saat hendak mencari rumput di bantaran sungai.

Merasa penasaran saksi kemudian membuka karung tersebut dan melihat kaki manusia. Konting yang kaget melihat kejadian itu, kemudian melaporkan ke perangkat desa dan kemudian diteruskan ke polisi.

BACA JUGA: Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal Terungkap, Begini Kronologinya

Petugas Polres Pekalongan yang tiba di lokasi langsung mengolah tempat kejadian dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk diidentifikasi.

Kapolres Pekalongan, AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan, mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut merupakan korban pembunuhan. Hal itu diketahui dari sejumlah luka lebam di tubuh korban dan alat kelamin korban yang sobek dan hidung berdarah, serta mulut yang ditutup dengan lakban.

“Untuk identitas korbannya, cewek. Korban di dalam karung diduga korban pembunuhan. Jasad korban sudah kita bawa ke rumah sakit untuk autopsi,” katanya.

Kades Blimbingwuluh Siwalan, Riyanto mengatakan, korban diperkirakan berusia belasan tahun, rambut lurus sebahu dan warna kulit sawo matang. Korban mengenakan pakaian kaus hijau bertuliskan SD Depok 2 Kabupaten Pekalongan.
“Mulut korban dilakban. Untuk umur belum bisa diperkirakan,” ucapnya.

BACA JUGA: Pria Penuh Tato Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Bacok di Pekalongan

Untuk kepentingan identifikasi, jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kraton. Polisi meminta warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut bisa menghubungi kantor polisi terdekat.


Editor : Kastolani Marzuki