Mbah Maimoen: Jadi Cawapres, Kiai Maruf Amin Laksanakan Fardu Kifayah

Musyafa ยท Selasa, 04 September 2018 - 21:29 WIB
Mbah Maimoen: Jadi Cawapres, Kiai Maruf Amin Laksanakan Fardu Kifayah

Bakal cawapres KH Ma'ruf Amin menerima plakat dari KH Maimoen Zubair, Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang, Rembang, Selasa (4/9/2018). (Foto: iNews.id/Musyafa)

REMBANG, iNews.id - Bakal calon wakil presiden (cawapres) KH Ma’ruf Amin menggelar safari politik ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Selasa (4/9/2018) sore.

Kedatangan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu disambut langsung pengasuh Ponpes Al Anwar KH Maimoen Zubair (Mbah Maimoen). Selain bersilaturahmi, kedatangan Kiai Ma’ruf ke Rembang sekaligus untuk meminta dukungan dari kalangan ponpes dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Mbah Maimoen mengatakan, pencalonan Kiai Maruf Amin mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019 termasuk kewajiban umat ketika bangsa dan negara membutuhkan. “Kiai Ma’ruf Amin ini melaksanakan fardu kifayah. Kalau semua nyalon ya nggak jadi,” kata Mbah Maimoen.

BACA JUGA:


KH Miftahul Akhyar Berpeluang Gantikan
KH Ma'ruf Amin Jadi Rais Aam NU

Di Lirboyo, KH Ma'ruf Amin Pamit Mundur dari Rais Aam PBNU

2 Hari KH Ma'ruf Amin Safari Politik ke Sejumlah Pesantren di Jatim

Karena itu, ketua Majelis Syariah PPP itu mengajak kepada masyarakat untuk menghargai dinamika demokrasi yang terjadi. “Masyarakat harus menghargai demokrasi. Kalau Kiai Ma’ruf nyalon terus gak mau milih, ya jangan begitu,” tutur Mbah Maimoen.





Sementara itu di hadapan ribuan santri dan pengurus Ponpes Al Anwar, KH Ma’ruf Amin mengatakan, kepemimpinan nasional sering menunjukkan kombinasi antara simbol nasionalis dan Islam. “Termasuk seperti saat ini, Pak Joko Widodo menjadi pasangannya diklaim mewakili kelompok nasionalis dan Islam,” katanya.

Menurut Kiai Maruf, kedatangannya ke Ponpes Al Anwar selain untuk meminta dukungan, sekaligus ingin berpamitan dengan Kiai Maimoen Zubair yang menduduki mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). “Setelah menjadi bakal calon wakil presiden, saya siap mundur dari posisi Rais Aam PBNU,” ucapnya.

Meski mundur dari Rais Aam PBNU, Kiai Ma’ruf Amin mengklaim dukungan kaum Nahdlatul Ulama (NU) kepada pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin tetap solid. Seusai safari politik dari Sarang, Kiai Ma’ruf Amin langsung bertolak menuju Jakarta.


Editor : Kastolani Marzuki