Mudik Bersama Keluarga ke Solo, Jokowi Saksikan Pembagian Sembako di Graha Saba

Antara ยท Rabu, 05 Juni 2019 - 21:01 WIB
Mudik Bersama Keluarga ke Solo, Jokowi Saksikan Pembagian Sembako di Graha Saba

Presiden Joko Widodo menyapa warga yang antre saat pembagian sembako di Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/6/2019). Presiden memanfaatkan Lebaran di Kota Solo dengan membagikan 4.000 paket sembako kepada warga kurang mampu. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

SOLO, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mudik bersama keluarga ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (5/6/2019). Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep, Jokowi menyaksikan pembagian sembako kepada ribuan warga di Graha Saba Buana.

Pantauan di lapangan, Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 15.25 WIB. Jokowi mengenakan jas berwarna abu-abu dengan bros merah putih. Sementara Iriana mengenakan gamis berwarna putih dengan jilbab putih.

Jokowi sempat menyalami para warga yang mengantre sembako dan melayani swafoto. Meski enggan melayani wawancara dengan awak media, dia sempat menyampaikan ucapan Lebaran. “Iya, mohon maaf lahir batin,” katanya.

BACA JUGA:

Momen Jokowi Datangi Warga yang Antre Open House, Ada yang Sampai Histeris

AHY dan Ibas Akrab Berbincang dengan Jokowi, Iriana serta Kaesang di Istana

Saat ditanya isi paket yang diberikan kepada para warga, Jokowi hanya tersenyum dan menjawab singkat seraya masuk mobil. “Ya dilihat sendiri,” katanya.

Sementara kakak ipar Jokowi, Haryanto mengatakan telah menyiapkan 4.000 paket sembako yang dibagikan kepada para penerima kupon. Para penerima paket sembako merupakan warga sekitar.

“Ada 3.000 kupon yang dibagikan, tetapi sembako yang kami siapkan 4.000. Kami utamakan yang membawa kupon,” katanya.

Salah satu penerima sembako Bambang mengatakan, sudah dua kali mengikuti kegiatan tersebut. Pria 70 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak ini mengaku mendapat kupon dari Ketua RT setempat.

“Isi paket sembakonya ada beras, minyak goreng, gula pasir, dan teh,” katanya.


Editor : Maria Christina