Ngevlog Bareng Kapolda dan Pangdam, Ganjar Ajak Warga Tak Terpancing Aksi 22 Mei

Antara ยท Senin, 20 Mei 2019 - 21:17 WIB
Ngevlog Bareng Kapolda dan Pangdam, Ganjar Ajak Warga Tak Terpancing Aksi 22 Mei

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Dok.iNews.id)

SEMARANG, iNews.id - Masyarakat Provinsi Jawa Tengah diimbau tetap tenang dan tidak terpancing aksi people power 22 Mei dengan melakukan hal-hal negatif yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowos saat membuat video blog (ngevlog) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi seusai ziarah di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Kota Semarang.

"Apa pun hasil demokrasi, masyarakat diminta menghormati dan menerima keputusan dari lembaga negara yang telah ditunjuk dalam pelaksanaan pemilu tersebut," kata Ganjar Pranowo, Senin (20/5/2019).

Ganjar menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dengan isu-isu atau rencana yang dapat merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.

Bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, Ganjar akan berusaha mewujudkan keamanan dan ketenteraman di Jateng.

"Saya bersama Kapolda, Pangdam dan tokoh agama serta tokoh masyarakat sudah berjanji, bahwa akan bersatu padu dalam menjaga keamanan. Kita akan jaga kenyamanan dan perasaan saudara-saudara kita dengan senyum, sekali lagi, dengan senyum," katanya.

BACA JUGA:

Petugas Gabungan TNI-Polri di Jateng Rutinkan Razia Jelang 22 Mei

Polda Jatim Amankan Bom Molotov dari Rombongan Massa People Power 22 Mei

Orang nomor satu di Jateng itu juga menyebutkan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terkait dengan beredarnya isu-isu atau rencana yang dapat merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.

Gubernur Ganjar rencananya menggelar pengajian dan silaturahmi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Wisma Perdamaian Semarang pada 22 Mei 2019 dengan tujuan meredam situasi.

“Hari ini tepat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Mari kita bangkit bersama-sama, bergotong-royong bersama-sama untuk menyambut hasil demokrasi yang kita pilih sebagai suatu sistem yang konstitusional. Kalau ada yang tidak puas, silakan menempuh jalur hukum," ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki