Nukman Luthfie Dimakamkan di Sisi Pusara Ibunya di TPU Langen Kendal

Eddie Prayitno · Minggu, 13 Januari 2019 - 16:20 WIB
Nukman Luthfie Dimakamkan di Sisi Pusara Ibunya di TPU Langen Kendal

Jenazah almarhum Nukman Luthfie saat dibawa ke TPU Wisma Praloyo Grabag Langenharjo Kendal, Minggu (13/1/2019). (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Jenazah pakar media sosial atau medsos Nukman Luthfie dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Wisma Praloyo Grabag Langenharjo Kendal, Jawa Tengah, Minggu (13/1/2019).

Nukman Luthfie yang meninggal dunia di rumah sakit di Yogyakarta ini dimakamkan di sisi pusara ibunya. Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dulu disalatkan di Masjid Agung Kendal sekitar pukul 09.00 WIB dipimpin Kiai Muhammad Ma’mun. Setelah itu, jenazah almarhum dibawa menggunakan ambulans menuju TPU Wismo Praloyo, Grabag, Langenharjo.

Menurut adik almarhum, Rusdi Yahya, Nukman dikenal sebagai sosok yang supel dan panutan keluarga. “Kakak saya ini seperti pengganti sosok bapak di keluarga,” katanya.

Nukman Lutfie terakhir diketahui menderita penyakit stroke yang menyebabkan kematianya. Almarhum sebelumnya sempat berpamitan via jejaring sosial dengan kata-kata selamat tinggal. “Kalimat tersebut ternyata sebagai pamitan untuk selamanya,” ucap Rusdi.

BACA JUGA: Praktisi Media Sosial Nukman Luthfie Meninggal Dunia

Ketua PCNU Kendal KH Danial Royyan mengatakan, banyak hal yang membuatnya salut kepada almarhum. Salah satunya adalah sikap yang mendidik adik-adiknya. “Almarhum juga tidak ingin bergantung kepada orang lain serta memiliki jiwa sosial yang tinggi,” katanya.

Diketahui, Nukman Luthfie meninggal di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Sabtu (12/1/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. Almarhum merupakan cucu mantan Ketua MUI Jateng KH Ahmad Abdul Hamid.

Karena itu, banyak para ulama yang datang bertakziah, seperti KH Ma'mun Amin, KH Daniel Royan, KH Moch Ubaidilah, dan KH Rofi Kaliwungu.

Lahir di Semarang, 24 September 1964, Nukman dikenal sebagai pengusaha, konsultan, dan praktisi di bidang internet marketing. Alumnus Teknik Nuklir UGM ini awalnya berkarier sebagai jurnalis di Bisnis Indonesia dan majalah Prospek. Setelahnya dia menekuni dunia digital dengan menjadi co-founder PT Agranet Multicitra Siberkom.

Pada 2003 Nukman mendirikan Virtual Consulting. Dia lantas banyak dikenal sebagai pembicara dalam forum mengenai fenomena internet, khususnya media sosial.

 

 


Editor : Kastolani Marzuki