Pabrik Gula Sragi Pekalongan Terbakar, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Suryono ยท Jumat, 31 Mei 2019 - 15:57 WIB
Pabrik Gula Sragi Pekalongan Terbakar, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Pabrik Gula Sragi Kabupaten Pekalongan terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. (Foto: iNews.id/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id – Kebakaran melanda Pabrik Gula (PG) Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (31/05/2019).

Kobaran api diketahui pertama kali muncul dari dapur pabrik gula tepatnya di ruang ketel atau ruang pembakaran. Api kemudian membesar dan merembet ke bagian lain. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Kapolsek Sragi AKP Sumantri mengatakan, laporan kebakaran di pabrik gula tersebut diterima dari karyawan pabrik.

"Kebakaran terjadi setelah semua pegawai selesai melaksanakan ibadah salat Jumat dan diduga api muncul pertama kalinya di dapur penggilingan," kata Kapolsek.

BACA JUGA: Gedung BNI Ternate Terbakar, Kantor Wali Kota Nyaris Ikut Hangus

Menurut Kapolsek, saat ini masih dilakukan pendinginan oleh pemadam kebakaran dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang. Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah terjadinya kebakaran.

"Ada sembilan kendaraan pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk memadamkan kebakaran yang ada di Pabrik Gula Sragi," katanya.

AKP Sumantri menambahkan penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan polisi. "Saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan api, karena api sangat mudah sekali menjalar ke mana-mana terutama di tempat yang kering," ujarnya.

Anggota BPBD Kabupaten Pekalongan, Sabar mengatakan, tim BPBD langsung bergerak ke lokasi begitu mendapat informasi kebakaran.

“Kebakaran terjadi di ruang Karel atau ruang untuk pembakaran gula. Alhamdulillah di bantu oleh Tagana Kabupaten Pekalongan, PMI Kabupaten Pekalongan, Petugas Damkar, kepolisian dan pekerja pabrik api berhasil dipadamkan serta tidak ada korban jiwa,” katanya. 

 


Editor : Kastolani Marzuki