Pelajar SMP Tewas Usai Dipukul Teman Sekolahnya di Purwodadi Grobogan

Rustaman Nusantara ยท Selasa, 17 September 2019 - 21:18 WIB
Pelajar SMP Tewas Usai Dipukul Teman Sekolahnya di Purwodadi Grobogan

Jenazah Dimas Angga, siswa kelas 2 SMP Negeri 4 Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng, dibawa ke RSUD Dokter Soedjati, Selasa (17/9/2019). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id – Pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), tewas setelah dipukul teman sekolah, Selasa (17/9/2019). Korban bernama Dimas Angga, mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju puskesmas.

Korban Dimas Angga diketahui terjatuh dari sepeda motor setelah dipukul teman sekolahnya, pada Selasa siang. Korban mengalami luka lebam di bagian pipi kiri dan dada kanan. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pulokulon Grobogan, namun akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Umum (RSUD) Dokter Soedjati Purwodadi Grobogan untuk divisum.

Peristiwa itu terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor keluar dari sekolah. Dalam perjalanan di Desa Nambuhan, Kecamatan Pulokulon, korban tiba-tiba dihadang temannya yang berboncengan dengan satu temannya yang lain.

BACA JUGA:

Tak Minta Izin saat Keluar Pondok, Santri di Mojokerto Tewas Dianiaya Senior

Gara-Gara Saling Tatap, Kakak Adik di Bekasi Tewas Dikeroyok saat Nonton Dangdut

Diduga, korban dan temannya saling mengejek. Pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung turun dari motor dan mendekati korban yang tengah berhenti di pinggir jalan di Desa Nambuhan. Pelaku lalu tiba-tiba melayangkan pukulan satu kali ke wajah korban hingga terjatuh dari sepeda motor dan tidak sadarkan diri.

“Katanya berawal dari ejek-ejekan dengan temannya, dipukul sekali, cucu saya langsung jatuh dari sepeda motor. Katanya yang mukul satu orang, satu lagi diam aja. Dia ditemukan jatuh di Desa Nambuhan,” kata kakek korban, Pardi.

Pardi mengaku mendapatkan informasi mengenai cucunya dari teman-teman sekolahnya. Dia langsung menuju Puskesmas Pulokulon. Sementara orang tua korban, Sutiyo dan Kiswati, tengah bekerja sebagai buruh di Kota Medan. “Saya ke puskesmas, ternyata dia sudah meninggal,” ujarnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Jenazah korban kemudian dibawa dari puskesmas ke kamar mayat RSUD Dokter Soedjati Purwodadi Grobogan untuk divisum. Kini, polisi tengah mencari teman korban yang diduga memukul Dimas Angga hingga terjatuh dari motor dan tewas.

Hingga Selasa sore tadi, polisi belum memberikan keterangan mengenai kasus ini. Polisi belum memastikan motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. Namun, dugaan sementara berawal dari saling ejek sehingga membuat pelaku tidak terima dan menganiaya korban.


Editor : Maria Christina