Pengeroyokan Kasatreskrim Wonogiri, Polisi Periksa 7 Saksi

Okezone, Taufik Budi ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 07:59 WIB
Pengeroyokan Kasatreskrim Wonogiri, Polisi Periksa 7 Saksi

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. (Foto: iNews/Taufik Budi).

SEMARANG, iNews.id - Polisi memeriksa tujuh saksi untuk mengungkap dugaan kasus pengeroyokan terhadap Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani. Hasil sementara ini, petugas mengaku mulai melihat titik terang mengungkap kasus ini.

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, perwira polisi tersebut dikeroyok sekelompok orang tak dikenal saat mengamankan konvoi massa di kawasan SPBU Sudimoro, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri pada Kamis (9/5/2019) dini hari.

"Untuk pemeriksaan itu ada tujuh saksi yang diperiksa," kata Rycko kepada wartawan di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Selasa (14/5/2019).

BACA JUGA: Kasatreskrim Wonogiri Sudah 5 Hari Koma di RS, Begini Penjelasan Tim Medis

Dengan pemeriksaan itu diharapkan dapat mengungkap penyebab pengeroyokan dan siapa saja pelaku yang terlibat aksi penganiayaan terhadap korban. Menurut dia, penyidik mengaku hasil pemeriksaan sementara, sudah menandakan adanya titik terang terhadap kasus itu.

"Kita sudah bisa melihat adanya harapan bagus dengan memeriksa para saksi," ujar dia.

Sebelumnya, AKP Aditia dikeroyok sekelompok orang saat berupaya menghalau massa anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) supaya tidak bentrok dengan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (SH Winongo) di kawasan Sudimoro.

BACA JUGA: Dikeroyok Perguruan Silat, Kasat Reskrim Polres Wonogiri Sudah 3 Hari Tak Sadar

Saat kejadian, Aditia mengenakan pakaian sipil dan terpisah dari rekan-rekannya. Sementara itu, selain mengakibatkan korban terluka, konvoi massa itu juga mengakibatkan lima rumah di Ngadirojo, yang dilewati konvoi rusak serta menganiaya sejumlah warga.

"Ini saksi (yang sudah diperiksa) dari satu pihak," ujar Kapolda.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal