Perwira Polri Tuduh Jenderal TNI dan Keluarga Curi HP, Ini Kronologi Lengkapnya

Gusty Eddy ยท Sabtu, 08 Juni 2019 - 10:58 WIB
Perwira Polri Tuduh Jenderal TNI dan Keluarga Curi HP, Ini Kronologi Lengkapnya

Rekaman saat Brigjen TNI Subagyo dan keluarga di lobi makan hotel dekat meja tempat AKBP LMI menaruh HP. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Video pendek seorang Perwira Menengah Polisi berinisial AKBP LMI menuduh Jenderal TNI bintang satu Brigjen TNI Subagyo dan keluarga mencuri handphone (HP) viral di media sosial. Kejadian yang terekam video amatir berdurasi 1 menit tersebut terjadi di Hotel Atrium Cilacap, Jawa Tengah, Senin dinihari, 3 Juni 2019 pukul 04.15 WIB.

Dalam Video tersebut, AKBP LMI yang bertugas di Mabes Polri memberhentikan Direktur Peralatan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya (8 orang), ketika meninggalkan lobi makan untuk menuju ke kamar hotel. Dia menuding salah satu dari mereka mengambil HP iPhone miliknya yang dia letakkan di meja saat makan sahur.

AKBP LMI mengeluarkan kalimat ‘stop stop stop berhenti dulu semuanya. Siapa yang mengambil HP saya. HP saya hilang, coba periksa semuanya satu-satu’.

Mendengar tuduhan tersebut, Brigjen TNI Subagyo membalas dengan mengatakan agar jangan sembarangan menuduh. Istrinya juga menambahkan, mungkin (AKBP LMI) lupa menaruh HP-nya.

Akan tetapi, AKBP LMI tetap memaksa menggeledah tas yang dibawa Brigjen TNI Subagyo dan rombongan. Perwira Polisi itu menyuruh mengeluarkan HP yang berada di saku celana anak laki-laki Brigjen TNI Subagyo bernama Rafi. Rafi kemudian mengeluarkan HP, namun bukan milik AKBP LMI. Hal ini membuat Brigjen TNI Subagyo tidak berkenan dan akhirnya cekcok.

AKBP LMI kemudian memanggil pegawai hotel bernama Rudianto (FB Service) Hotel Atrium Cilacap. Dia meminjam HP untuk menelepon nomor ponsel miliknya dan ternyata berdering. Sumber suara HP itu berada di atas meja tempat AKBP LMI makan.

Rombongan Brigjen TNI Subagyo dan AKBP LMI kemudian mendatangi sumber suara HP yang berdering tersebut. Selanjutnya AKBP LMI meminta maaf kepada Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya.

Setelah diselidiki dan akhirnya diketahui HP Pewira Menengah Polri itu tidak hilang namun ada di atas meja makan tempat, Brigjen TNI Subagyo pun menelepon anak buahnya.

Pagi harinya pukul 08.00 WIB, Dandim beserta Kapolres Cilacap datang ke Hotel Atrium Cilacap. Setelah mengklarifikasi kejadian, diambil langkah-langkah penyelesaian.

Dandim dan Kapolres mempertemukan AKBP LMI dengan Brigjen TNI Subagyo. AKBP LMI kembali meminta maaf dan membuat surat pernyataan di atas materai atas kesalahannya.

Dalam surat itu, AKBP LMI mengaku salah lantaran menuduh Direktur Peralatan TNI AD Brigjen Subagyo dan keluarganya mencuri iPhone miliknya. Dia juga meminta maaf lantaran sempat menahan dan menggeledah saku dan tas milik keluarga Subagyo. Padahal, iPhone miliknya tidak diambil, melainkan tertinggal di meja makan.


Editor : Donald Karouw