Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Gadis dalam Karung di Tegal

Yunibar ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 00:45 WIB
Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Gadis dalam Karung di Tegal

Warga memadati lokasi penemuan mayat gadis dalam karung di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Foito: iNews.id/Yunibar SP)

SLAWI, iNews.id – Penyidik Satreskrim Polres Tegal masih mendalami kasus pembunuhan gadis dalam karung yang ditemukan sudah menjadi tulang belulang di bekas bengkel las samping rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Belakangan diketahui identitas mayat tersebut yakni, Nurkhikmah (16) warga Desa Cerih yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak lima bulan lalu. Korban ternyata dibunuh secara keji oleh lima pelaku yang masih teman dekatnya.

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo mengatakan, lima pelaku sudah ditangkap dan saat ini sudah ditahan di Mapolres Tegal untuk diperiksa lebih lanjut.

Mereka masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI.  “Atas informasi masyarakat, kita sudah berhasil mengamankan lima orang,” katanya di Mapolres Tegal, Selasa (13/8/2019).

BACA JUGA:

Sakit Hati Jadi Alasan 5 Pelaku Bunuh Gadis yang Ditemukan Tinggal Tengkorak

5 Pelaku Pembunuhan Gadis yang Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak di Tegal Ditangkap

Bambang Purnomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan dan keterangan para pelaku motif pembunuhan terhadap korban karena para pelaku sakit hati dengan omongan korban.

“Sebelum pembunuhan terjadi, para pelaku dan korban sempat terlibat cekcok. Para pelaku ini sakit hati dengan omongan korban hingga terjadi pembunuhan,” kata Bambang

Meski demikian, kata dia, penyidik masih mendalami lebih lanjut untuk mengungkap tabir dari kasus pembunuhan tersebut. “Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap tabir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa terungkap,” ujarnya.

Menurut Bambang, penyidik akan melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak karena salah seorang pelaku masih di bawah umur.

Selain menangkap kelima pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yang diduga milik korban yakni, kaus lengan panjang berwarna hitam, tas dan sandal.

Barang bukti tersebut menjadi petunjuk awal penyelidikan bagi polisi mengungkap identitas mayat gadis tersebut.

Ketua RW Desa Cerih, Muslih mengatakan, penemuan mayat berawal dari kecurigaan salah seorang warga yang mencium bau tak sedap di sekitar lokasi. Warga yang mencoba masuk ke rumah mendapati bungkusan karung dan ternyata setelah dibuka berisi jasad manusia.

“Kejadiannya pada Jumat (9/8/2019) siang. Waktu itu, Pak Chumaidi yang menemukan karung dan setelah dibuka ternyata bangkai manusia. Langsung saya laporan ke carik (sekretaris desa) dan diteruskan ke polisi,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki