Prabowo Klaim Menang Pilpres 2019, Ganjar: Ndak Papa, Itu Wajar

Ahmad Antoni, Kristadi ยท Kamis, 18 April 2019 - 18:46 WIB
Prabowo Klaim Menang Pilpres 2019, Ganjar: Ndak Papa, Itu Wajar

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menanggapi hasl Pemilu 2019 di Jateng. (Foto: iNews.id/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id – Politikus PDIP Ganjar Pranowo menilai klaim kemenangan yang dilakukan kubu pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pilpres 2019 merupakan hal wajar dan sesuatu yang biasa.

Menurut Ganjar, tidak ada satu pun lembaga survei yang kredibel menyatakan pasangan Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres 2019 versi hitung cepat (quick count).

Ndak papa, dalam situasi psikologi seperti saat ini, ngeklaim kemenangan itu sesuatu yang biasa. Namun yang harus diingat, klaim itu ada rasionalitas dan saintifik keilmuan yang bisa diuji,” kata Gubernur Jateng itu ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (18/4/2019).

Ganjar mengatakan, hasil quick count Pilpres 2019 berbeda daripada tahun 2014 lalu. Kalau pada 2014 lalu ada poster yang menunjukkan dua kubu menang, saat ini tidak ada.

“Hari ini, nyaris tidak ada satu pun poster yang diumumkan ke publik yang memiliki lembaga resmi tentang kemenangan sekian. Yang ada, hampir semua menyatakan hasil sama. Belum ada hasil quick count yang hasilnya berbalik 180 derajat dari lembaga lainnya. Tidak ada sampai sekarang,” katanya.

BACA JUGA:

Dukung KPU, Aliansi Pemuda Kendal Kecam Klaim Kemenangan Sepihak

Hasil Pilpres, Masyarakat Diminta Tenang Tunggu Real Count KPU

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengumumkan kemenangannya pada Pilpres 2019. Prabowo mengatakan unggul dari pasangan nomor urut 01 dan melakukan sujud syukur atas perolehan tersebut. Bahkan, Prabowo juga mengumumkan kemenangannya kepada publik melalui konferensi pers.

“Mungkin statemen itu muncul karena semangat yang luar biasa. Mungkin juga statemen itu dikeluarkan untuk membuat pendukungnya ora gelo (tidak kecewa). Yang penting semua tidak terpancing, melakukan tindakan anarkis dan jangan terprovokasi,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki

TAG :