Pura-Pura Berobat, Iblis Curi Ambulans di RS Baitul Hikmah Kendal

Eddie Prayitno ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 17:06 WIB
Pura-Pura Berobat, Iblis Curi Ambulans di RS Baitul Hikmah Kendal

Iblis (38) residivis pencurian motor dan mobil kembali ditangkap Satreskrim Polres Kendal setelah mencuri mobil ambulans milik RS Baitul Hikmah. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Seorang residivis dan pelaku pencurian sepeda motor ditangkap jajaran Satreskrim Polres Kendal setelah mencuri mobil ambulans yang terparkir di Rumah Sakit (RS) Baitul Hikmah, Kendal.

Aksi pencurian mobil ambulans ini terekam kamera CCTV rumah sakit dan berhasil terbongkar setelah mobil ambulans mengalami kecelakaan tunggal.

Tersangka Karno alias Iblis (38) warga Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh, Kendal. Dia tidak bisa berkutik dan digelandang ke Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Jumat (7/12/2018).

Tersangka merupakan residivis pencurian sepeda motor dan mobil di sejumlah lokasi di Kendal. Setidaknya sudah lima kali ini tersangka mencuri sepeda motor dan mobil. Dengan bermodalkan kunci leter T yang dibuatnya sendiri, Iblis menggasak ambulans saat tersangka mengantar temannya berobat ke RS Baitul Hikmah.

Sebelumnya, tersangka dan teman-temannya berpura-pura parkir di depan pintu IGD dan mengawasi gerak-gerik pegawai rumah sakit. Setelah dirasa kondisi aman, tersangka mendekati mobil ambulans yang terparkir tidak jauh dari ruang IGD. “Saya lihat kunci mobil masih terpasang. Saya masuk ke mobil langsung saya bawa kabur,” ucapnya.

BACA JUGA:

Demi Ikut Ujian Sekolah, Pelajar di Jombang Nekat Curi Ponsel

Bertemu dengan Korban, Pelaku Pencurian Ini Menangis Minta Maaf

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha mengatakan, aksi pencurian ini terungkap setelah terekam kamera CCTV dan identitas tersangka yang tertinggal di dalam ambulans. “Tersangka merupakan residivis spesialis pencurian sepeda motor dan mobil yang marak di Kendal, bahkan tersangka sudah sering keluar masuk lapas sebanyak empat kali,” katanya.

Nanung menuturkan, pencurian mobil itu terungkap dari hasil rekaman CCTV rumah sakit tersebut. Dari rekaman CCTV itu terlihat, aksi pencurian mobil ambulans ini dilakukan sejumlah orang. Satu pelaku masuk ke mobil, sementara kawanan lainnya duduk-duduk di depan ruang instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit.

Seorang pelaku kemudian masuk ke ruang IGD untuk mengelabuhi petugas dan mobil ambulans dibawa kabur pelaku lainnya. Aksi pencurian ambulans ini terjadi akhir November 2018 dan baru terkuak setelah mobil ambulans curian itu terlibat kecelakaan tunggal.

Polisi yang menangani kecelakaan menemukan identitas pelaku dan kemudian dicocokan dengan laporan kehilangan. Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dan ancamannya tujuh tahun penjara. Polisi juga masih memburu teman pelaku yang kabur.

 

 

 


Editor : Kastolani Marzuki