Rakor JPNU Cilacap: Perempuan NU Harus Militan Menangkan Jokowi-Amin

Kastolani ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 15:04 WIB
Rakor JPNU Cilacap: Perempuan NU Harus Militan Menangkan Jokowi-Amin

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cilacap KH Su'ada Adzkiya saat memberi pengarahan dalam Rakor Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) di Cilacap, Sabtu (16/3/2019). (Foto: Istimewa)

CILACAP, iNews.id – Militansi para perempuan Nahdlatul Ulama (NU) harus ditingkatkan dalam upaya memenangkan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Pesan itu disampaikan Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cilacap KH Su'ada Adzkiya dalam rapat koordinasi (rakor) Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) di Cilacap, Sabtu (16/3/2019).

"Kalau soal pemahaman saya yakin semua sudah sangat paham. Yang harus terus digugah adalah militansinya. Tunjukkan satu perempuan NU bisa mengajak 10 keluarga untuk sama-sama memilih pak Jokowi dan kiai Ma'ruf," ujar KH Su'ada Adzkiya.

Menurutnya, selama ini banyak fitnah yang ditujukan pada Jokowi. Kondisi itu menjadikannya Jokowi sebagai orang yang terdzalimi.

"Tak hanya fitnah. Jokowi juga disebut selalu salah. Bahkan ada orang yang tertangkap karena narkoba yang disalahkan pak Jokowi. Masak Pak Jokowi tidak ada bagusnya sama sekali," katanya.

BACA JUGA: Perempuan NU Diminta Jadi Jubir Tangkal Fitnah yang Menyerang Jokowi

Su'ada menambahkan, sudah menjadi kewajiban bagi warga NU untuk menolong saudaranya yang terzalimi. Selain itu, warga NU harus patuh pada pemimpin negara selama tidak melenceng dan memerintahkan berbuat maksiat.

"Karena itu kita harus mantap dan memilih agar Pak Jokowi kembali menjadi Presiden. Jangan sampai golput," tuturnya.

Ketua PCNU Cilacap KH Nasrulloh Muhson menambahkan, sosok KH Ma'ruf Amin sangat mumpuni dalam ekonomi syari'ah. Kemampuan itu yang membuat Jokowi menggandengnya.

"Satu sisi perhatian Pak Jokowi pada NU sangat baik. Jadi sudah seharusnya kita memilih pasangan Pak Jokowi, kiai Ma'ruf," ucapnya.

Sementara itu, Koordinator JPNU Jawa Tengah Khizanaturrohmah menutukan, perempuan merupakan pemilih terbesar dalam Pemilu. Karena itu dia ingin seluruh perempuan NU menyalurkan hak pilihnya. Yakni memilih capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Dia juga meminta, perempuan NU bisa menjelaskan kepada semua masyarakat akan fitnah yang menyerang Jokowi.

"Tunjukkan berbagai prestasi pak Jokowi yang sudah terbukti dalam membangun Indonesia. Harus semakin mantap karena yang menjadi pasangan Pak Jokowi itu KH Ma'ruf Amin, yang dulunya Rois Aam PBNU," tuturnya.


Editor : Donald Karouw